Angkut Batu, Diupah Sabu

Angkut Batu, Diupah Sabu

  Jumat, 8 April 2016 09:33
NARKOBA : Pengedar dan pengguna narkoba diamankan di Mapolres Kapuas Hulu. MUSTA’AN/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SAMBAS –Seorang bocah berusia 15 tahun ini harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pasalnya, warga yang tinggal di Kecamatan Tebas ini  ditangkap komunitas warga Biak Geretak Tebas (BIGETS) lantaran memegang satu paket diduga berisi sabu-sabu.

Kapolres Sambas, AKBP Sunario SIK MH melalui Kasatnarkoba, IPTU Rosiaga Gea mengatakan pada Sabtu (2/4), warga telah mengamankan A, yang didapati membawa satu paket diduga berisi sabu. Kemudian kelompok masyarakat ini menyerahkan ke pihak kepolisian.

“Adanya penyerahan dari warga ini, kemudian kita lakukan pemeriksaan terhadap A,” kata IPTU Rosiaga Gea, Kamis (7/4). Berdasarkan keterangan sementara si bocah,  paket tersebut merupakan upah dari kerjanya mengangkut batu di rumah LL.

“A menyatakan dapat barang tersebut dari LL, yang mempekerjakan A untuk mengangkut batu di rumahnya,” katanya.

Atas keterangan tersebut, pihak kepolisian sedang mencari LL, yang saat ini masih dalam pencarian.

“LL telah kita tetapkan menjadi orang yang sedang dicari, hal ini sesuai keterangan si A,” katanya.  Jajaran kepolisian pun berjanji akan melanjutkan kasus ini.

“Kasus ini tetap kita lanjutkan dengan melakukan pencarian terhadap LL. Namun karena si A ini masih di bawah umur. Pihak kepolisian tetap mengedepankan hak-hak sebagai seorang anak (dibawah umur) dalam melakukan pemeriksaan,” katanya.

Selain menangani kasus ini. Jajaran Polres Sambas juga EP (42) warga Pemangkat yang diamankan pada Kamis (7/4) sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Pangsuma. Dari tangan EP, polisi mendapati satu paket yang diduga sabu sabu dengan berat sekitar 2 gram yang terbungkus dalam pelastik warna orange dan dimasukkan ke dalam kotak rokok. Kemudian satu buah HP, satu sepeda motor.

 “Informasi yang kita dapatkan, EP ini sering mengedarkan sabu di wilayah Sambas. Kemudian dilakukan penyidikan, termasuk under cover buy (UCB) terhadap EP ini,” katanya Lima Pengedar Diringkus

Sementara itu, Polres Kapuas Hulu juga perang terharap narkoba. Satuan Narkoba dan Reserse Kriminal Polres Kapuas Hulu berhasil tangani tiga kasus di tempat kejadian perkara (TKP) berbeda. Ada lima tersangka diamankan, baik pengguna ataupun pengedar terutama narkoba jenis sabu.

Kapolres Kapuas Hulu AKBP Sudarmin SIK menjelaskan, penangkapan terhadap para pengguna dan penjual narkoba terbaru dilakukan pada Selasa 6 April 2016.

TKP-nya Jalan Lintas Selatan di Desa Nanga Dangkan, Kecamatan Silat Hulu pada pukul 16.30 Wib. Penangkapan dipimpin Kasat Reskrim Polres Kapuas Iptu Charles Berto Nikolas K, yang ditangkap Par (29) warga Transmigrasi di Silat Hulu.

Sedangkan tersangka kedua Wc (26) asal Kebumen Jawa Tengah juga warga transmigrasi Silat Hulu dengan barang bukti berupa satu paket Narkoba jenis sabu, 1 buah Hp, dan satu unit sepeda motor.

“Kornologisnya berawal dari informasi masyarakat tentang adanya transaksi narkoba di daerah Nanga Dangkan, tiba dilokasi penangkapan, polisi melihat dua pengendara sepeda motor,” tuturnya.

Oleh petugas kedua tersangka dicegat dan digeledah, lalu ditemukan narkoba jenis sabu-sabu. Saat itu juga kedua tersangka di giring ke Mapolres Kapuas Hulu. Dari hasil koordinasi dengan penyidik di lapangan, kemudian dikomunikasikan dengan Kasat Narkoba, pada hari bersamaan, sekitar pukul 19.00 WIB dilakukan penangkapan terhadap pengedarnya, dengan TKP Jalan Dangkan Kota Dangkan.

Pengedarnya kata Sudarmin adalah Aw Bin Al (36) yang merupkan TO (target operasi) Polres Kapuas Hulu. Sesampai dirumah tersangka, dilakukan penggledahan ditemukan dua paket narkoba jenis sabu termasuk diamankan Hp, alat hisap, kemudian tersangka langsung diamankan ke Mapolres.

“Dalam satu hari itu ada tiga tersangka yang berhasil diamankan dalam kasus tersebut,” ungkapnya. Kemudian pada Selasa (5/4) sekitar pukul 09.30 Wib, Sat Narkoba dibawah pimpinan Wakapolres melakukan penangkapan terhadap tersangka pengedar narkoba jenis sabu. TKP-nya di Jalan Lintas Selatan Desa Riam Piyang Kecamatan Bunut Hulu. Di TKP polisi menangkap dua tersangka yakni Bh alias By (26) warga Lubuk Antuk Kecamatan Hulu Gurung dan Bsm (20) warga Kecamatan Seberuang.

Penangkapan dilakukan berawal dari informasi adanya transaksi sabu-sabu di daerah Seberuang. Tim dibawah pimpinan Wakapolres Kompol Dedi melakukan penyelidikan. Dari ciri-ciri yang sampaikan masyarakat diketahui, para tersangka bergerak dari arah kecamatan Seberuang menuju Putussibau. “Ternyata mereka tidak transaksi di Seberuang, tetapi mereka mengarah ke Putussibau,” ungkap dia.

Dalam perjalanan, tepatnya di Riam Piyang, kendaraan tersangka diberhentikan polisi dan digeledah lalau ditemukan tiga paket sabu di dalam mobil, selanjutnya tersangka dan barang bukti sabu-sabu itu diamanankan ke polres.

“Ada 3 paket narkoba jenis sabu, 1 unit mobil Toyota Yaris warna merah, KB 1725 SH, 1 Hp Nokia, 1 buah Hp Samsung, 1 Hp Advan dan 1 buah Hp Lenovo,” terang Sudarmin.

Selain itu kata dia, juga ditemukan satu  buah 1 Hp Kitoch warna putih dan satu buah alat hisap sabu. Kapolres menceritakan, penangkapan terhadap kedua tersangka cukup dramatis, saat diberhentikan, tersangka sempat melakukan perlawanan dan Wakapolres sendiri berjibaku dengan tersangka. “Saat ditangkap mereka berusaha kabur, bahkan pak Waka sempat duel dengan para tersangka,” tuturnya.

Dijelaskan Sudarmin, pada Senin 4 April 2016, Pukul 19.30 WIB tim Satatua Narkoba juga menangkap tersangka narkoba jenis sabu. TKP-nya di Jalan Lintas Selatan, tepatnya di pintu gerbang Selamat Datang Putussibau, dengan tersangka Mh Bin Sdn. “Dia pengguna saja, petugas memberhentikan mobil dump truk yang dikendarai tersangka. Setelah diberhentikan, tersangka lalu turun,” paparnya.

Sebelum turun, tersangka sempat membuang satu bungkus rokok Sampoerna, ternyata didalamnya ada narkoba jenis sabu. Oleh petugas, tersangka diminta untuk mengambil bungkusan rokok yang sempat dibuangnya.

“Tersangka mengaku itu milik dia, ditemukan satu paket narkoba jenis sabu,” terangnya. Selain barang bukti sabu-sabu, polisi juga mengamankan 1 unit Hp dan 1 buah dump truk.

Kapolres menegaskan, Indonesia perang terhadap narkoba, ia berharap kedepan Kapuas Hulu bisa bebas dari peredaran narkoba. Dia menghimbau apabila masih ada orang yang diduga memasukan barang haram itu segera melaporkannya.“Mari bersama-sama memerangi narkoba. Kami berharap masyarakat tidak mudah terjerumus kedalam peredaran dan penyalahgunaan narkoba ini,”pintanya.

Dikatakan, semua sudah komitmen menyatakan perang terhadap narkoba, siapapun dibelakangnya akan ditindak tegas. Narkoba yang beredear di Kapuas Hulu sebagian besar dipasok dari Pontianak.  Petugas akan memperketat pengawasan perbatasan antar kabupaten. (har/aan)

Berita Terkait