Angka Tujuh Yang Krusial

Angka Tujuh Yang Krusial

  Jumat, 22 September 2017 10:00
Lesu: Pemain bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo tertunduk lesu setelah timnya dikalahkan Real Betis pada lanjutan La Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu (21/9). REUTERS/Sergio Perez

Berita Terkait

MADRID – Entrenador Real Madrid Zinedine Zidane sudah meramalkan akan datangnya hal ini : terhentinya produktivitas Real. Dan angka rakus Los Merengues dalam mencetak gol akhirnya dipungkasi Real Betis. Tim yang dalam dua dekade belakangan tak pernah menang di kandang Real. 

Kemarin (21/9) di Santiago Bernabeu, Sergio Ramos dkk menyerah 0-1 kepada  Los Verdiblancos. Selain kehilangan tiga angka, rekor Real yang selalu membikin gol diantara 73 laga yang dijalani sejak 30 April 2016 terhenti. 

Gara-gara kekalahan kemarin juara Liga Champions 12 kali itu terpaku di posisi ketujuh klasemen sementara La Liga. Selain posisi di klasemen, angka tujuh juga menjadi gap antara Real dengan rival abadinya Barcelona. Barca yang duduk di posisi teratas dengan poin 15, sementara Real baru mengumpulkan delapan angka di peringkat tujuh. 

Lantas khawatirkah Real ataupun Zidane ? Seperti diberitakan Marca kemarin Zidane sama sekali tak risau. Malah pria 45 tahun tersebut berkata skuadnya tetap kepala dingin karena La Liga baru berjalan lima jornada. 

“Kami mungkin memiliki 26 atau 27 kesempatan ke gawang Betis namun sepertinya bola tak ingin masuk, terutama disini, di kandang kami. Kami harus tenang dan kalem,” kata Zidane kemarin. 

Pria yang menanduk Marco Materazzi di final Piala Dunia 2006 tersebut mengakui kalau timnya pernah ada di posisi Betis. Memainkan sepak bola tak menghibur akan tetapi pulang dengan tiga poin. “Inilah sepak bola, semuanya bisa terjadi,” ucap Zidane seolah menghibur diri. 

Sejak second leg Piala Super Spanyol di Santiago Bernabeu 16 Agustus silam, tren Real jika tampil di kandang memang menurun. Selain menang atas APOEL (13/9) di matchday pertama Liga Champions, tiga laga di La Liga dilalui tanpa kemenangan (dua kali seri dan sekali kalah). Opta mencatat gagal menang di tiga laga kandang ini adalah hasil terburuk sejak April 2011 lalu. 

Dibaca dari kacamata statistik, Real mengungguli Betis dari segi manapun. Real mendominasi jalannya pertandingan lewat 62 persen penguasaan bola. Real menciptakan 21 tembakan ke gawang Betis. 

Salah satu momentum terbaik dimiliki Gareth Bale pada menit ke-75. Umpan silang Dani Carvajal disambut Bale dengan back heel sayangnya upaya pemain Wales itu masih mengenai tiang gawang. Selain Bale, tendangan voli Carvajal ke gawang Betis yang dijaga Antonio Adan juga kena tiang pada menit ke-56.

Kekalahan kemarin juga menjadi fakta yang menyesakkan buat sang bintang Cristiano Ronaldo. Ronaldo yang memulai debut di La Liga pasca menjalani hukuman absen lima laga gagal menghadirkan kemenangan. 

Gelandang Real Isco kepada EFE kemarin mengatakan timnya cukup terpukul akibat gagal menang di kandang. Malah bekas pemain Malaga itu berujar seandainya ada rasa grogi yang menyerang. 

“Jika kami tak mencetak gol di awal-awal pertandingan di Bernabeu, maka kami menjadi gelisah. Lebih baik kekalahan ini terjadi saat ini daripada besok-besok,” ujar Isco. 

Isco masih konfiden jika di pertandingan La Liga selanjutnya, Real akan bertandang ke markas tim paling lemah La Liga saat ini, Alaves. Dan Isco optimis laga away ini akan dimenangi timnya. 

Sementara itu, selain pendukung Betis yang bersorak rival abadi Real Barca juga yang paling senang kalau Real tergelincir. Yang semakin membuat puas adalah pencetak gol ke gawang Real kemarin, Antonio Sanabria, adalah jebolan Blaugrana. 

Penyerang berkebangsaan Paraguay tersebut pernah ada di tim junior Barca 2009-2013 lalu. Sanabria juga sempat masuk Barca B, sebelum dijual ke klub Italia Sassuolo. (dra)
 

Berita Terkait