Angin Kencang, Listrik pun Padam

Angin Kencang, Listrik pun Padam

  Senin, 20 June 2016 09:07
TUMBANG: Tiang listrik yang tumbang ketika dihajar hujan dan angin kencang pada Sabtu (18/6) sore di Desa Sungai Putri, Kecamatan Matan Hilir, Kabupaten Ketapang, sehingga membuat Kayong Utara mengalami gelap gulita. PLN FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Hujan disertai angin kencang yang melanda Kayong Utara dan Ketapang membuat Kayong Utara mengalami gelap gulita kemarin malam. Pemadaman tersebut disebabkan adanya tiang listrik  yang tumbang di Sungai Putri, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, hingga arus listrik terputus sejak Sabtu (18/6) sore hingga Minggu (19/6).

 
“Kita mohon maaf kepada masyarakat, khusunya di Kayongg Utara, yang mana terjadinya pemadaman sejak Sabtu (18/6) sore hingga Minggu (19/6) siang. Adapun untuk perbaikannya diusahakan akan segera terselesaikan,” terang kepala PLN Rayon Sukadana, Pramuji Irawan kepada wartawan, Minggu (19/6) di Sukadana. Dirinya mengakui, terjadinya pemdaman tersebut disebakan oleh faktor alam, yang memang sudah tidak dapat dihindari. Mana tidak, Sabtu (18/6) kemarin, hujan dan angin kencang menyebabkan tumbangnya salah satu tiang listrik di Sungai Putri. Padahal tiang tersebut menjadi tumpuan untuk kabel penghantar arus listrik ke kabupaten ini.

“Tiang yang tumbang  berada di Ketapang. Namun karena itu merupakan jalur untuk ke Kayong Utara, jadi imbasnya di daerah kita (Kayong Utara, Red). Tumbangnya tiang tersebut juga menyebabkan beberapa kabel terputus,” jelas Pramuji.

Pada saat kejadian, diakui dia jika pihaknya langsung melakukan pengecekan yang ternyata berada di daerah Ketapang. Pada saat itu juga, sebenarnya mereka ingin lagsung melakukan perbaikan, namun ternyata diakui sangat tidak memugkinkan. Karena dengan melihat hujan yang cukup kencang dan angin yang cukup kuat, dikhawatirkan dia, lantaran sangat membahayakan bagi petugas mereka.

“Sempat ada yang nggigil juga. Karena kita kerjanya malam, dengan hujan cukup deras, ditambah angin angin. Melihat hal itu, demi keselamatan petugas kita, kita putuskan untuk dapat dilanjutkan pada keesokan harinya, Minggu (19/6). Karena kita tidak menginginkan terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan,” kata dia.

Sementara itu, salah satu warga Sukadana, Pepgun, membenarkan jika Kota Sukadana sempat mengalami pemadaman. “Sejak Sabtu (18/6) kemarin padam, hingga Minggu (19/6). Katanya sih karena adanya tiang tumbang, yang disebabkan angin dan hujan yang cukup deras, sehingga di Kayong Utara terjadi pemdaman,” katanya.

Dirinya menilai, dengan terjadinya hal seperti ini, memang sudah tidak dapat lagi dihindarkan lagi. Apalagi, dia menambahkan, jika disebabkan faktor alam seperti itu. “Jelas ini disebabkan alam. Tiang yang tumbang, mempengaruhi aliran listrik dari Ketapang ke Kayong Utara hingga padam,” ungkapnya. (dan)

Berita Terkait