Anggota FKPBM Diharamkan Terlibat Narkoba

Anggota FKPBM Diharamkan Terlibat Narkoba

  Senin, 11 April 2016 09:51
PENGUKUHAN: Pengurus FKPBM, Bambang Sridadi dan Hendry Yusri, SH melakukan salam komando seusai pengukuhan dan pelantikan pengurus FKPBM Kubu Raya di Hotel Dangau, Kubu Raya. DENY HAMDANI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUNGAI RAYA— Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Baret Merah (FKPBM) berkomitmen dan mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kedaulatan NKRI dari gangguan siapapun. Caranya dengan banyak berbuat positif di lingkungan masyarakat sekitar. Itu dikatakan Ketua DPC FKPBM Kabupaten Kubu Raya Hendry Yusri alias Hendrik Joe, seusai bersama 12 pengurusnya dikukuhkan di Hotel-Randayan, Kubu Raya, Sabtu (9/4).

Menurutnya keberadaan FKPBM, khususnya di Kubu Raya, bertujuan melanjutkan perjuangan para orang tua mereka dahulu dengan lebih fleksibel dan luas. Pasalnya di era seperti sekarang rongrongan terhadap bangsa tidak hanya melalui medan perang, namun juga asalnya dari konvensional. ”Dan itu lebih berbahaya lagi. Contohnya seperti narkoba. Sekali tergigit, maka akan habis sendi kehidupan pribadi manusia,” katanya.

Hendrik Joe menambahkan bahwa anggota ormas FKPBM di Kubu Raya tidak boleh terjerat dalam rumusan narkoba. Jika nantinya diketemukan, pihaknya tak akan segan-segan bertindak tegas. Salah satunya dengan memberhentikan tidak hormat dan mempersilahkan aparat hukum menindak tegas. ”Tidak ada kata narkoba dalam kamus FKPBM Kubu Raya. Bagi kami, narkoba adalah barang haram dan harus ditinggalkan,” ucap dia.

Tak hanya soal narkoba, FKPBM Kubu Raya memastikan tidak akan mentolerir apapun kepada setiap anggotanya yang terlibat dalam pelanggaran hukum. Justru mereka akan memberikan sanksi tegas seperti pemecatan dan menyerahkan kepada pihak berwajib.

“Lewat organisasi ini, kami ini membangun bangsa. Makanya kepada anggota kami berlakukan tindakan keras jika terlibat pelangggaran hukum. Apalagi terlibat narkoba kami pecat dari keanggotannya dan kami sendiri yang akan menyerahkan ke aparat hukum," tuturnya.

Dia menambahkan bahwa FKPBM selalu ada membangun kekompakan dalam satu komando. Tujuannya tak lain untuk melanjutkan niat perjuangan dan andil pembangunan NKRI terutama Kubu Raya. Terlebih perbedaan di FKPBM adalah pemersatu demi kerja positif. ”Kami ada di masyarakat Kubu Raya karena memang ingin ikut andil membangun Kubu Raya tercinta,” katanya dengan semangat berapi-api.

Soal rumor ormas yang kerap membuat teror, bersikap premanisme justru tak berlaku bagi FKPBM. Ia mengatakan bahwa FKPBM organisasi tegas tetapi mengedepankan kerja lapangan. Sebagai sebuah ormas, FKPBM siap bahu membantu ikut dalam kegiatan positif apapun. ”Selama itu baik kenapa tidak. Kami siap terjun ke lapangan demi masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Dewan Pembina FKPBM, Kolonel (Inf) Jacky Ariestanto menuturkan bahwa ormas FKPBM justru sangat positif sekali keberadaannya. Diharapkan FKPBM berperan aktif mendorong pembangunan dan menangkal setiap ancaman yang datang dalam bentuk apapun. Dengan begitu organisasi ini kedepannya nanti mampu menjaga dan mengawal melalui beragam program kegiatan.

“Seragam ini merupakan sebuah kostum dalam menghadapi kemajuan jaman. Sebab perang yang dihadapi tak hanya secara fisik. Namun perang konvensional juga merongrong bangsa dan sangat berbahaya. Makanya perlu peran bersama. Seperti halnya narkoba sebagai salah satu jaringan yang perlu diperangi bersama, berikut penyalah gunaannya," kata Jacky yang juga menjabat sebagai Dandim 1207/BS Pontianak ini.

Ia menjelaskan bahwa FKPBM dapat menjadi salah satu agen pembaharu dalam memerangi semua pihak yang berniat menghancurkan negeri ini. Tentunya, berbagai peran bisa dimainkan. Sebagai keturunan dari prajurit pilihan, tentu mereka diatas rata-rata dalam segala hal, sehingga bisa menjadi pasukan baret atau kopasus.

"Disini kita ada perkumpulan dari putra dan putri baret merah yang bisa melanjutkan dan melanggengkan sepak terjang dari kehebatan para orang tuanya terdahulu, melalui keberadaan organisasi ini," ungkapnya.

Sementaram Ketua DPD Erwan Irawan mengatakan keberadaan FKPBM dari putra-putri purnawirawan baret merah bukan hanya untuk gagah-gagahan. Namun tujuan FKPBM untuk menglindungi negeri ini.  "Tidak boleh sejengkal pun negeri ini di ambil, kita siap jiwa raga," katanya.(den)

Berita Terkait