Ancaman Bencana Diprediksi Akhir Februari

Ancaman Bencana Diprediksi Akhir Februari

  Jumat, 12 February 2016 08:22
BADAI: Hujan deras dan angin kencang dalam dua hari terakhir menerjang Kota Sanggau. SUGENG/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SANGGAU-Ancaman bajir dan longsor terkait dengan cuaca ekstrim di Kabupaten Sanggau sangat mengkhawatirkan. Masyarakat diminta tetap waspada dengan ancaman tersebut, terutama yang berada didaerah perbukitan dan juga dataran rendah.

Kepala BPBD Sanggau, Vicky L Putra menyampaikan ancaman banjir dan tanah longsor diprediksi akan terjadi akhir Bulan Februari ini. Jika melihat cuaca ekstrim dalam beberapa hari belakangan, kemungkinan itu dapat terjadi.“Kalau kondisi cuaca ekstrimnya masih sama seperti beberapa hari ini, kemungkinan puncaknya akan terjadi Februari nanti. Mudah-mudahan saja tdak seperti yang dikhawatirkan,” ujar dia kepada harian ini.

Selain banjir dan tanah longsor tersebut, dia juga mengkhawatirkan ancaman angin puting beliung seperti beberapa tahun lalu. “Kalau puting beliung ini sulit memprediksinya. Tiap tahun bisa terjadi kapan saja. Ya paling tidak 10-15 rumah pasti ada yang jadi korban. Itu dari semua wilayah di Kabupaten Sanggau,” kata dia.Khusus daerah perbukitan dan dataran rendah, bencana banjir dan tanah longsor memang sangat dominan. Apalagi jika ditambah dengan hujan dengan intensitas tinggi yang turun setiap hari.

“Baru beberapa hari hujan saja sudah ada yang kenajiran diwilayah kota. Sudah ada drainase yang jebol akibat tingginya intensitas hujan. Hal-hal begini sulit dihindari,” terang dia Kamis (11/2).Ditanya soal logistik untuk bantuan para korban, dia mengatakan saat ini logistik dalam kondisi aman. Sisa logistic tahun lalu juga masih tersedia. Ditambah dengan persediaan yang ada tahun ini. “Jadi saya kira cukup untuk membantu para korban jika sewaktu-waktu terjadi bencana,” katanya memastikan.

Pihak BPBD Sanggau sendiri telah memberikan himbauan kepada masyarakat terkait ancaman bencana ini. Dia berharap masyarakat ikut berperan aktif.“Tolong kami juga diinformasikan kalau ada bencana didaerah. Supaya kami bisa cepat bergerak mengambil tindakan,” harapnya. (sgg)

 

Berita Terkait