Anak 16 Tahun Terlibat Curas

Anak 16 Tahun Terlibat Curas

  Sabtu, 27 Agustus 2016 13:46
CURAS: Korban saat dirawat di rumah sakit akibat tusukan di dada dan leher.

SANGGAU-Kasus pencurian dengan kekerasan atau curas kembali terjadi di Kabupaten Sanggau, Rabu (24/8) kemarin. Kali ini, salah satu terduga pelakunya masih anak dibawah umur. Terduga pelaku berjumlah dua orang. Untuk merampas sepeda motor korban, keduanya bahkan nekat menusukkan senjata tajam ke dada dan leher korban.

“Saat itu korban atas nama Adelina Arniati, 20 tahun mengendarai sepmot. Saat berada di Jalan Trans Kalimantan Dusun Nek Bindang, Desa Baru Lombak, Meliau dia berhenti sejenak untuk mencari sinyal,” ungkap Pejabat Sementara Paur Humas Polres Sanggau, Aiptu Sukadar, Kamis (25/8).

Sedang asyik mencari sinyal, dia didatangi dua pria dengan menggunakan sepmot vega. Keduanya sempat bertanya dimana letak Desa Lumut. Namun seorang diduga pelaku kemudian turun dari motor dan mendekatinya. Pria itu kemudian duduk di jok bagian belakang motor.

Kemudian, tiba-tiba saja pria itu langsung merangkul leher korban dan satu orangnya lagi memegang dagu korban. Karena berontak, korban dan pelaku sempat terjatuh ke tanah. Saat jatuh ke tanah, seorang pria lainnya langsung menusukkan senjata tajam ke korban dibagian dada sebelah kanan.

Tidak cukup sekali, pria itu kembali menusukkan sajamnya ke leher korban. Setelah korban tidak berdaya, dua pria tersebut kemudian kabur dengan membawa sepmot merk vario warna merah dan telepon genggam milik korban.

Tidak lama dari kejadian itu, korban ditemukan oleh warga dan langsung dibawa ke rumah sakit di Balai Bekuak, Ketapang. Kejadian tersebut juga dilaporkan kepada kepolisian untuk ditangani lebih lanjut.

Atas kejadian ini, Polisi Sektor Meliau dan Toba dengan dibantu Tim Gasus Satreskrim Polres Sanggau melakukan penyelidikan lebih lanjut. Tak butuh waktu lama, polisi kemudian mendapatkan kejelasan informasi para terduga pelaku dan langsung memburu keduanya.

Sekira jam 18.30 wib, polisi melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku didaerah Bagan Asam Kecamatan Toba. Dua terduga pelaku masing-masing berinisial DF, 20 tahun dan JP, 16 tahun. Dari keduanya disita satu unit sepmotor dan telepon genggam serta uang tunai senilai Rp310.000.

Sukadar mengatakan, senjata tajam yang digunakan untuk melukai korbannya telah dibunag ke dalam hutan dan masih dalam pencarian polisi. Dua terduga pelaku bersama barang bukti hasil kejahatan langsung dibawa ke Mapolres Sanggau guna penyidikan lebih lanjut. (sgg)