AMUNISI ANGKAT BESI

AMUNISI ANGKAT BESI

  Minggu, 21 Agustus 2016 10:11

Berita Terkait

Segala persiapan fisik maupun teknik para atlet terus dilakukan menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat, mendatang. Tak terkecuali para atlet PABBSI (Persatuan Angkat Besi-Binaraga-Angkat Berat Seluruh Indonesia) Kalimantan Barat. Amunisi sudah disiapkan. Agar bisa membidik emas dengan sempurna.

ARIEF NUGROHO, Pontianak

SEKILAS parasnya tak ada yang berbeda dengan perempuan pada umumnya, cantik. Namun siapa sangka, mereka adalah atlet angkat berat yang didaulat PABBSI Kalbar untuk bertanding dan merebutkan medali emas di PON XIX Jawa Barat, September mendatang. 

Mereka adalah Yeyen Markus kelas 95 Kg, Tika Anggraeni kelas 84+ Kg, Evi Erlinayani kelas 52 Kg, Eka Komalasari kelas 47 Kg dan Lilis Suryani kelas 52 Kg. Lima atlet tersebut akan turun di nomor angkat berat.

Sedangkan di nomor angkat besi, Kalbar hanya diwakili Riska Oktaviana di kelas 75+ kg. Dan nomor binaraga akan diwakili James Oktafianus Salangka turun di kelas 75 Kg. Pontianak Post berkesempatan menyaksikan secara langsung bagaimaana proses latihan para srikandi-srikandi tangguh ini. 

Di kursi sebelah kiri tampak atlet sedang melakukan persiapan dengan intruksi sang pelatih. Sementara di sisi kanan, sejumlah atlet National Paralympic Committee (NPC) sedang berlatih untuk persiapan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) di Jawa Barat, mendatang. 

Menurut Ketua Pengprov PABBSI Kalbar Achmadin Umar, dirinya yakin jika tim atlet binaannya berpeluang merebut medali. “Ya semoga saja bisa memberikan emas bagi Kalimantan Barat. Kami akan semaksimal mungkin untuk berusaha,” ungkap Achmadin.

Menurutnya, PABBSI Kalbar sudah mulai menjalani TC secara mandiri sejak beberapa bulan lalu. Sebagai cabang olahraga unggulan PABBSI Kalbar tak mau lengah.  Porsi latihan atlet terus ditingkatkan agar semuanya mampu meraih level angkatan yang sebaik mungkin. 

 “Kami terus berlatih semaksimal mungkin. Kami tak ingin mengecewakan KONI Kalbar. Dan semoga saja, tanpa kehadiran Iwan bisa menjadi motivasi berlipat bagi para lifter kita untuk lebih baik lagi,” harapan Ahmadin.

Cabang olahraga angkat berat untuk kontingen Kalimantan Barat pada PON XIX Jawa Barat 2016 menjadi cabang olahraga unggulan. Cabor tersebut ditargetkan mampu mempersembahkan medali emas.

Meski demikian, Ketua Pengprov PABBSI Kalbar Achmadin Umar enggan jumawa terhadap predikat cabang olahraga unggulan. Menurutnya, fokus saat ini untuk seluruh atletnya adalah latihan aktif dan memperbaiki catatan angkatan.

"Kami tak bisa bicara sekarang soal target. Yang kami lakukan dari dulu hingga saat ini adalah, pembinaan dan memperbaiki prestasi atlet," ujarnya.

Cabang angkat berat, dalam setiap pagelaran PON memang selalu mempersembahkan medali. Catatan terakhir pada PON XVIII Riau 2012 lalu, angkat berat mampu menyumbang dua medali emas untuk Kalbar melalui dua atletnya yakni Eka dan Evi di kelas 47 dan 52 kilogram.

Achmadin menambahkan, dirinya memang memiliki target lebih untuk PON kali ini. Setidaknya lanjut dia, angkat berat mampu mempertahankan tren medalinya saat PON di Riau tahun 2012. (**) 

Berita Terkait