Amuk Massa di Kaliasin

Amuk Massa di Kaliasin

  Jumat, 13 November 2015 08:26

Berita Terkait

SINGKAWANG--Puluhan warga Kaliasin melakukan aksi demo menghentikan pertambangan ilegal Galian C, Kamis (12/11) di Bukit Kaliasin Luar, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan.Kejadian sekitar pukul 09.00 Wib massa mulai berkumpul di lokasi galian C, Bukit Kaliasin Luar. Petugas kepolisian, pihak kecamatan Singkawang Selatan dan aparat TNI juga ikut hadir mendampingi warga agar tidak melakukan aksi anarkis.

Beberapa saat kemudian amukan masa mulai mereda setelah petugas keamanan memberikan masukan dan memastikan bahwa kegiatan galian C Bukit Kaliasin akan dihentikan. Dikarenakan pemilik usaha galian C tambang tanah kuning tidak memiliki izin dari intansi pemerintah Kota Singkawang."Kami minta Galian C Bukit Kaliasin Luar dihentikan. Ini sudah kesekian kali warga meminta galian C ditutup. Tapi tidak juga ditanggapi dengan serius oleh pihak terkait," ucap Wendy, warga Kaliasin di hadapan puluhan masa di Lokasi Pertambangan Ilegal.Dia mengatakan selama ini pelaku usaha galian C Bukit Kaliasin Luar tidak pernah melaporkan kegiatan kepada masyarakat setempat. 

Ini terjadi sejak tahun 2007 aktivitas galian c, terus-menerus dilakukan tanpa berkoordinasi dengan penduduk sekitar dan pemerintah terkait di Kota Singkawang.Ia menuturkan warga setempat kesal dengan pengusaha galian C Kaliasin Luar yang tidak memperhatikan kerusakan lingkungan. Sehingga separuh Bukit Kaliasin Luar rusak parah dan dikhawatirkan terjadi longsor dipemukiman rumah penduduk."Kita minta seluruh exsavator segera diturunkan. Supaya masa yang ada disini tidak berbuat anarkis. Jika tidak diturunkan dan aktivitas galian c diteruskan, saya tidak menjamin apabila terjadi pembakaran eksavator," pungkasnya dihadapan petugas kepolisian Kota Singkawang.

Di tempat sama Kepolsek Selatan IPTU Zukri menyatakan aksi masa yang dilakukan warga Kaliasin karena kesal akan aktivitas galian C, di Bukit Kaliasin Luar, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan. Pihaknya sudah berupaya menghentikan galian c tersebut berulang-ulang kali. Tetapi pemilik usaha tambang ilegal tersebut tetap melakukan aktivitas galian tanpa memperhatikan kerusakan lingkungan."Saya sudah berkali-kali mengingatkan agar tidak melakukan galian C di Bukit Kaliasin Luar. Tapi pelaku usaha tetap saja tidak mau mendengarkan. Terpaksa galian c ini ditutup karena warga tidak menginginkan adanya galian C di sini," paparnya.

Dia meminta supaya warga Kaliasin bisa memahami tugas kepolisian. Pihaknya memiliki tanggungjawab penegakan hukum. Jika ada pelanggaran hukum di lapangan pihaknya akan segera menindaklanjutinya. Supaya tindak kejahatan bisa diminimalisir di Kota Singkawang.Ia mengungkapkan pihaknya akan meminta pelaku usaha untuk bertanggungjawab terhadap galian C di Kaliasin Luar tersebut. Seperti menunjukan bukti izin usaha galian C di lokasi tambang tanah kuning tersebut. Jika tidak ada izin usaha galian C, pemilik usaha akan diberikan sanksi hukuman karena telah melakukan kerusakan lingkungan.

"Kita tidak bisa menghentikan galian C, apabila memiliki izin usaha. Semua itu kita kembalikan kepada pemerintah Kota Singkawang melalui intansi dinas terkait. Supaya memberikan surat untuk menertibkan galian C yang tidak memiliki izin usaha. Karena warga sekitar merasa dirugikan dengan adanya tambang ilegal," imbuhnya didampingi Danramil Singkawang Selatan.Ditempat sama Kepala Camat Singkawang Selatan Elmin menambahkan pihaknya akan menutup galian C di Kaliasin Luar  Kelurahan Sedau. Dikarenakan telah merusak lingkungan dan meresahkan warga sekitar.

"Galian C Kaliasin ini tidak pernah melaporkan atau tidak memiliki izin dari manapun. Di kecamatan selatan tidak ada yang memberikan izin penggalian. Jadi tambang ini ilegal dan harus ditutup," tukasnya.Dia menyatakan pihaknya sudah berusaha memberikan teguran kepada pemilik galian c, Kaliasin Luar. Namun teguran tersebut tidak diindahkan oleh pelaku usaha. Sehingga warga melakukan demo karena keinginan masyarakat tidak terpenuhi.Ia mengharapkan agar masyarakat Kaliasin untuk bersabar dan jangan anarkis. Pihaknya akan berusaha mencarikan solusi terbaik untuk menertibkan galian c di Bukit Kaliasin Luar. Sehingga permasalahan galian c bisa cepat terselesaikan sesuai dengan peraturan yang berlalu."Kita semua yang hadir berkomitmen akan membantu masyarakat Kaliasin. Permasalahan galian C akan kita tutup jangan sampai aktivitas penambangan terulang kembali. Sedangkan semua eksavator yang ada akan segera diturunkan," imbuhnya di hadapan puluhan warga yang melakukan unjuk rasa di lokasi Galian C Kaliasin Luar. (irn)

Berita Terkait