AMIK BSI Pontianak Latih 38 Warga Binaan, Dari tak Kenal Komputer, Kini Bisa Desain Grafis

AMIK BSI Pontianak Latih 38 Warga Binaan, Dari tak Kenal Komputer, Kini Bisa Desain Grafis

  Minggu, 7 February 2016 08:34
DIABADIKAN BERSAMA: Para peserta pelatihan desain grafis bersama tim tutor dari AMIK BSI Pontianak dan Kepala Lapas Dewasa Klas IIA Sukaji diabadikan bersama usai pelatihan.

Sebanyak 38 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Pontianak mendapatkan pelatihan desain grafis dari tim AMIK BSI Pontianak. Pelatihan yang melibatkan sejumlah dosen dan instruktur ini dilaksanakan di Lapas Dewasa Klas II A. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, 3 – 5 Februari 2016.
 

MIRZA A MUIN, Pontianak

SEBANYAK 20 orang tim tutor mendampingi selama proses pembelajaran berlangsung. Tantangan besar bagi tim pengabdian dalam memberikan pelatihan adalah capaian akhir yang harus diraih oleh peserta yang rerata belum mengenal cara menggunakan komputer. Bayangkan, dari belum mengenal komputer, mereka kini telah memiliki pengetahuan dan keterampilan. Namun, antusiasme belajar yang tinggi menjadikan WBP dapat mengatasi kendala yang ada selama pelatihan. Peserta pun difasilitasi laptop selama pelatihan, modul praktik, dan diberikan sertifikat di akhir kegiatan.

Ketua Pelaksana, Latifah, mengungkapkan jika pelatihan desain grafis tersebut berfokus pada pembuatan katalog produk, poster, kartu nama, dan spanduk, dengan memanfaatkan aplikasi microsoft office publisher 2010, corel draw X5, dan photoshop. “Kegiatan yang berlangsung selama tiga sesi, diikuti sekitar 38 warga binaan pemasyarakatan,” ucapnya kepada Pontianak Post.

Selain sebagai salah satu bentuk perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka peningkatan kemandirian WBP dan klien pemasyarakatan Lapas Klas IIA Pontianak. Ia berharap kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan seperti tahun-tahun sebelumnya, sehingga tentunya terus memotivasi serta menambah wawasanWBP dalam berwira usaha dengan memanfaatkan teknologi.

Senada dikatakan kepala Lapas Dewasa Klas II A Pontianak, Sukaji. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi WBP untuk bekal ketika nanti mereka keluar dari Lembaga Pemasyarakatan ini. Dengan terlaksananya kegiatan pelatihan komputer ini dapat menunjang penyajian promosi produk bagi WBP,” katanya.

Darmaji, kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat menilai kerja sama yang berkesinambungan sejak 2014 hingga sekarang antara AMIK BSI Pontianak dengan mereka, begitu diapresiasi oleh Dirjen Pemasyarakatan untuk dijadikan Program Nasional. (*)