Ambisi Juara dengan Motor Lain

Ambisi Juara dengan Motor Lain

  Minggu, 19 November 2017 08:30
Marc Marquez

Berita Terkait

VALENCIA- Empat gelar juara dunia MotoGP sudah diraih Marc Marquez bersama Honda. Para penggila MotoGP kemudian bertanya-tanya, apakah rider 24 tahun tersebut bisa menggaet gelar juara menggunakan motor selain Honda? Kepala mekanik Marquez, Santi Hernandez punya jawabannya.

Lima dari enam gelar juara dunia di semua kelas, menggunakan motor Honda. Hanya saat merebut gelar pertamanya di kelas 125cc rider Spaniard itu mengendarai motor Derby. Tapi setelah itu di kelas Moto2 dan MotoGP semuanya menggunakan mesin atau motor Honda. 

Empat gelar juara dalam lima tahun terakhir membuat hubungan Marquez dan Honda menjadi mitra kerja paling erat dibandingkan sebelumnya. Bahkan saat Honda masih bersama Valentino Rossi, atau dengan Casey Stoner. Inilah yang dilihat banyak pihak bahwa Marquez bakal selamanya membela pabrikan Jepang berlambang sayap mengepak tersebut.

Namun, bagi pembalap sejati menjadi juara dunia di atas motor berbeda selalu menjadi sebuah ambisi. Valentino Rossi pernah juara bersama Honda dan Yamaha. Lalu, Casey Stoner juga meraih gelar di atas motor Ducati dan Honda. Sedangkan saat ini, Jorge Lorenzo sedang mencoba peruntungannya mengejar gelar juara bersama Ducati, setelah tiga kali merengkuh titel bersama Yamaha.

Biasanya para rider jawara itu punya ambisi untuk membuktikan bahwa talenta merekalah yang paling berpengaruh dalam pencapaian gelar juara dunia. Bukan motornya. Rupanya begitu pula yang ada di benak Marc Marquez. 

Berbicara kepada Motorsport, Hernandez menyatakan bahwa peluang untuk berpisah dengan Honda bukanlah hal yang mustahil. ''Marc mempunyai bakat, kekuatan, dan ambisi untuk memenangi gelar juara dunia dengan motor lain,'' ungkapnya. 

Hernandez berandai-andai, jika dirinya seorang bos tim pabrikan (selain Honda) pasti akan berusaha dengan segala cara untuk mendatangkan Marquez ke skuadnya. Dia akan membangun motor yang sama seperti keinginan Marquez. ''Dia seorang pekerja keras, ambisius, baik secara personal, dan selalu memberikan yang terbaik untuk tim. Dia adalah pembalap yang diinginkan oleh setiap tim,'' beber dia. 

Banyak spekulasi yang beredar bahwa Marquez akan hengkang ke KTM setelah kontraknya dengan Honda habis akhir 2018 nanti. Manajer balap rider MotoGP yang juga mantan pemilik tim Carlo Pernat memprediksi, KTM akan mendatangkan Marquez dengan dukungan kuat dari Red Bull. Produk minuman berenergi asal Austria tersebut sudah sejak lama menyeponsori Marquez. Namun belakangan, KTM justru menyebut nama Johann Zarco sebagai buruan utamanya pada 2019. (cak/ady)

Berita Terkait