Alur Sungai Perlu Perhatian

Alur Sungai Perlu Perhatian

  Kamis, 12 November 2015 11:47
LANCAR: Akses lalu lintas harus lancar demi kenyamanan pengguna jalan umum. AIRIN//PONTIANAK POST

SINGKAWANG--Proyek pembangunan jembatan agen di Kota Singkawang terus dikebut. Walaupun merupakan wujud pembangunan yang dilakukan pemerintah kota, namun kegiatan tersebut mesti ramah lingkungan. "Jembatan agen sudah mulai diperbaiki. Pembangunan sudah mulai dilaksanakan. Tinggal menunggu hasil jembatan selesai dikerjakan," ucap Warga Kota Singkawang Hasan Akbar, SH., Rabu (11/11) Kepada Pontianak Post. Dia mengatakan jembatan agen merupakan salah satu ikon Kota Singkawang. Dikarenakan berada di tengah kota dan pusat perbelanjaan. Sehingga bangunan jembatan harus bisa diciptakan dengan sebaik-baiknya.

Ia menuturkan selain akan berdiri jembatan agen perlu juga diperhatikan akses jalan antarkota menuju jalan provinsi Kalbar. Dikarenakan kedua ruas jalan tersebut perlu adanya pelebaran. Sehingga akses jalan dan lalu-lintas kendaraan bisa berjalan lancar. "Kita melihat rencana pembangunan jembatan agen perlu perhatian secara khusus. Supaya pengguna jalan umum tidak membuat akses lalu-lintas semakin sempit," paparnya menujukan arah pembangunan jembatan agen tersebut.

Ketua LSM Publik Lingkungan Hidup Uray Albert, SH menambahkan pembangunan jembatan dengan anggaran Rp 6 miliar tahun 2015 perlu diperhatikan. Sehingga pelaksanaan pembangunan jembatan agen bisa berjalan dengan baik. "Kami minta tidak hanya jembatan agen yang dibangun pemerintah daerah. Tetapi aliran sungai di Kota Singkawang juga mesti dinormalisasi kembali. Sehingga pembangunan seiring dengan kebersihan lingkungan sekitar," terangnya.

Dia menyatakan pembangunan jembatan agen berada pada aliran sungai Singkawang. Namun kondisi sungai tersebut semakin menyempit dan dangkal karena tidak diperhatikan pemerintah daerah. Ia mengungkapkan pemerintahan Kota Singkawang jangan sampai melupakan sejarah pendirian. Yakni salah satu ikon Kota Singkawang adalah Kota Sungai. Dikarenakan banyak aliran sungai besar berada di pusat perdagangan Kota Singkawang. "Selama ini pembangunan setiap tahun semakin meningkat. Tetapi sungai Singkawang kondisinya semakin dangkal dan tidak pernah dirawat. Ini salah satu penyebab musim hujan tahunan sering terjadi banjir," ungkap ayah tiga anak. (irn)