Akses ke Kelibang Mulai Lancar

Akses ke Kelibang Mulai Lancar

  Sabtu, 28 January 2017 08:12

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Ruas jalan menuju Desa Segitak dan Desa Kelibang di Kecamatan Bunut Hulu, yang tertimbun tanah longsor beberapa waktu lalu, sudah bisa dilewati. Sebelum tanah yang menimbun jalan dikeruk, akses masyarakat menuju kedua desa tersebut putus total. Masyarakat tetap diminta berhati-hati ketika melintasi ruas jalan yang rawan longsor tersebut, terutama sekitar tebing jalan.

“Longsor terjadi Minggu, tanggal 22 Januari 2017 lalu, sudah bisa dilalui kembali pada Senin, tanggal 23 Januri 2017,” kata Yusuf Basuki, kepala Desa Nanga Kelibang, kemarin (27/1). Evakuasi, menurut dia, dilakukan oleh tim dari Kabupaten Kapuas Hulu, Koramil 1206-13/Bunut Hulu, Polsek Bunut Hulu, serta masyarakat setempat. Sementara tim dari kabupaten, dikatakan dia, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Polisi Pamong Praja (Pol PP).

Sementara itu, Komando Rayon Militer (Koramil)  1206-13/Bunut Hulu di bawah Danramil Kapten Inf Ucok Saputra beserta anggotanya, langsung turun membantu warga. Sebelumnya, Ucok mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa telah terjadi tanah longsor yang menutup jalan ke Desa Segitak dan Desa Kelibang. “Informasi ini masyarakat dapatkan dari media sosial yang memberita kejadian ini,” kata dia.

Ucok langsung mendatang lokasi tersebut. Setelah itu dia berkoordinasi dengan Camat Bunut Hulu, agar segera membantu masyarakat. Sebab, diakui dia, jika jalan itu merupakan akses satu-satunya bagi  masyarakat di kedua desa tersebut. Sementara, Kapolsek Bunut Hulu Ipda Ruslan Abdul Gani beserta anggotanya ikut meninjau lokasi saat evakuasi berlangsung, begitu masyarakat Kelibang dan Segitak.

Yusuf Basuki mengaku, begitu longsor terjadi, dirinya langsung menemui tim kabupaten, untuk meminta bantuan untuk mengevakuasi tanah longsor tersebut. Tim kabupaten pun, diakui dia, langsung merespons dan langsung turun ke lokasi bersama-samanya. “Masyarakat sangat terbantu, karena aparat selalu bahu-membahu bersama masyarakat dalam berbagai kegiatan gotong royong dan kegiatan lain,” jelasnya.

Dikatakan Basok, evakuasi menggunakan eksavator dengan menggunakan dana talangan dari pihak ketiga. Pihak ketiga yang dia maksud adalah anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu dari Partai Golkar. “Tim dari kabupaten menyarankan segera membuat dan mengirimkan proposal pada dinas terkait untuk meminta bantuan dana evakuasi, agar dana talangan tersebu segera diganti,” ucapnya.

Dandim 1206 Putussibau, Letkol Inf M Ibnu Subroto, membenarkan seluruh jajaran Koramil 1206-13 di Kecamatan Bunut Hulu, membantu masyarakat setempat. Mereka terjun langsung membuka ruas jalan dari Desa Kelibang yang tertimbun oleh tanah longsor akibat dari curahnya hujan. Mereka menyingkirkan tanah mengunakan eksavator yang menutupi ruas jalan Desa Segitak ke Desa Kelibang.

Tak dipungkiri Ibnu, jalan tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat setempat menuju daerah lainnya, hingga ke kecamatan, terutama Desa Kelibang. Dandim memperkirakan jika tanah di sana mungkin begitu labil ketika turun hujan, sehingga mengakibatkan terjadinya longsor. "Mungkin perlu dibuatkan turap di desa-desa rawan longsor, sehingga longsor tak terjadi lagi,” papar dia. (aan)

Berita Terkait