Akibat Terlambat Mengawal

Akibat Terlambat Mengawal

  Sabtu, 8 Oktober 2016 09:29

Berita Terkait

 

LIMA – Menjalani pertandingan away beruntun agaknya mempengaruhi performa timnas Argentina pada kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Conmebol.Setelah ditahan imbang Venezuela 2-2 di Estadio Metropolitano de Merida (7/9), pagi kemarin (7/10), giliran Peru mengamankan satu angka dari Javier Mascherano dkk dengan skor sama di Estadio Nacional.

            Ramiro Funes Mori, yang sebelumnya membuka keunggulan 15 menit setelah laga berjalan, harus menjadi pesakitan karena melanggar Paolo Guerrero di kotak penalti di menit ke-86. Christian Cueva sukses menjadi algojo Padahal, sembilan menit sebelumnya (77), Gonzalo Higuain kembali membawa Argentina melesat pasca disamakan oleh Guerrero menit 58.

                Kehilangan empat poin dalam dua pertandingan terakhir tak pelak membuat Argentina harus turun ke posisi kelima atau zona playoff antar konfederasi. Sebab, disaat bersamaan, Ekuador mencukur Cile tiga gol tanpa balas di Estadio Olimpico Atahualpa. Mascherano begitu kesal menyikapi hasil tersebut. Menurutnya, kegagalan Biancoceleste, sebutan Argentina, meraup poin penuh tidak disebabkan pelanggaran Funes Mori.

  ”Semua karena kebodohanku,” ratap Mascherano seperti dilansir TyC. Lho, mengapa demkian?Pemain Barcelona itu menjelaskan, masuknya Guerrero ke kotak penalti disebabkan dia tidak mengawal striker Flamengo tersebut. ”Aku menyia-nyiakan pengorbanan dan kerja keras rekan-rekan sekalian,” lanjut Mascherano kembali.

  Sementara Funes Mori menyatakan, performanya kemarin tak lepas dari kecilnya menit bermain yang dia terima di Everton.Musim ini, kedatangan manajer anyar Ronald Koeman dan bek yang membawa Wales ke semifinal Euro, Ashley Williams, sukses menyingkirkan Funes Mori dari rival sekota Liverpool tersebut.

  Dalam dua laga terakhir Premier League, total Funes Mori hanya mencicipi 12 menit bermain karena Koeman lebih suka menduetkan Williams dan kapten Phil Jagielka di jantung pertahanan.    Kepada harian La Nacion, Funes Mori menuturkan harapannya agar kembali dipilih Koeman sebagai starter.

  ”Aku bakal melihat keadaan,” kata Funes Mori. ”Meski Paton (Edgardo Bauza) memberiku konfidensi, aku tidak ingin seperti ini terus. Lebih baik aku mencari tim yang bisa memberiku lebih banyak menit,” lanjut bek 25 tahun itu.Bauza terlihat terpukul dengan hasil seri tersebut. Maklum, dua kali seri beruntun menjadikannya sebagai entrenadoryang mengantongi perolehan poin terendah dalam tiga laga perdana sepanjang lima edisi kualifikasi terakhir.

   Dia hanya ”kalah” dari Alejandro Sabella ketika memimpin tiga partai awal kualifikasi Piala Dunia 2014. Hanya mengantongi empat poin hasil dari satu menang, satu kali seri, dan satu kekalahan.Bauza mengeluhkan pertahanan timnya yang begitu tidak rapi. Itu terlihat dari 19 kesempatan yang dipunyai oleh tuan rumah dengan empat on goal.

 

 ”Kami membiarkan lawan merajalela di daerah kami,” kritik Bauza seperti dilansir Trome. ”Pressing mereka begitu bagus sehingga tidak membiarkan kami mengembangkan permainan,' lanjut entrenador kelahiran Granadero Baigorria itu.

   Bauza pun mengatakan bakal melakukan evaluasi terhadap Funes Mori dan Nicolas Otamendi. Dia mengancam jika tidak segera berbenah di sesi latihan, dia tidak segan-segan mendatangkan bek tengah baru kala mereka menjamu Paraguay (12/10).

 Terpisah, arsitek Los Incas, julukan Peru, Ricardo Gareca berujar bahwa dia cukup senang dengan hasil seri ini. ”Yang membuatku kecewa adalah performa pemain,” katanya dikutip dari RPP Noticias.Gareca mengatakan bahwa seharusnya Guerrero dkk bisa lebih menekan Argentina sehingga peluang mencetak gol bisa lebih banyak didapatkan. (apu)

Berita Terkait