Akhirnya Korban Kebakaran Rumah itu Terima Bantuan

Akhirnya Korban Kebakaran Rumah itu Terima Bantuan

  Rabu, 28 Oktober 2015 13:17
SERAH BANTUAN: Yusrin, kepala Bidang Sosial Dinsosnakertrans Kabupaten Kayong Utara, saat menyerahkan bantuan kepada Jacky, salah seorang warga, dengan bantuan sebesar Rp10 juta, di ruang kerjanya, Selasa (27/10). ISTIMEWA

Berita Terkait

 SUKADANA – Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Kayong Utara menyerahkan bantuan terhadap korban kebakaran rumah. Musibah itu sendiri telah terjadi beberapa waktu lalu, di seluruh wilayah Kayong Utara.Bantuan tersebut disampaikan Kepala Bidang Sosial, Yusrin, yang dilakukan di Kantor Dinsosnakertrans. Besaran dana bantuan itu sendiri berbeda-beda nilai yang diberikan. Besarannya sendiri menurut tingkat keparahan yang dialami oleh masing-masing korban. Pada saat terjadinya musibah kebakaran sendiri, telah dilakukan inventarisir terlebih dahulu, baik oleh korban maupun dari Dinsosnakertrans.

“Ini termasuk program bantuan bencana, yang berbeda dengan bantuan darurat, seperti korban bencana kebakaran hutan atau lahan. Hingga bulan Oktober ini, sudah ada sembilan masyarakat yang kami berikan bantuan, berupa uang kepada mereka yang tempat tinggalnya mengalami kebakaran,” terang Yusrin, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/10). Dijelaskan dia jika bantuan yang dialokasikan tersebut besarannya mulai dari Rp3 juta hingga Rp10 juta.

“Kita juga sebelumnya, pada saat terjadinya kebakaran tersebut langsung memberikan kepada para korban dalam bentuk bantuan sembako. Kalau dalam bentuk uang, bantuan tersebut harus ada persetujuan pemerintah daerah. Dengan kata lain ada payung hukum yang mengaturnya,” terang Yusrin.Sementara itu, Jacky (26), warga Sirimau Dalam, Dusun Payak Itam, Desa Sutera, Kecamatan Sukadana, sebagai salah satu penerima bantuan sebesar Rp10 juta, mengungkapkan kegembiraannya setelah menerima bantuan tersebyt. Dia memastikan jika bantuan tersebut akan segera digunakan untuk membayar utang kepada pihak lain.

“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah, khususnya Dinas Sosial (Dinsosnakertrans, Red), yang telah menyalurkan bantuannya. Uang tersebut akan saya pakai untuk bayar utang. Pada saat membangun, rumah saya terbakar hingga tiada tersisa. Kalau tidak salah pada saat puasa baru berjalan seminggu. Untuk membangunnya kembali, saya terpaksa harus berutang terlebih dahulu untuk membeli materialnya,” jelas Jacky.Sementara itu, warga lainnya yang menerima bantuan tersebut, Abdul Wahab Nasution, asal Desa Matan Jaya, juga turut merasakan hal yang sama. Dia sangat berterima kasih kepada Dinsosnakertrans yang akhirnya mengucurkan bantuan kepada dirinya.

“Memang bantuan yang kita terima ini kan mesti melalui proses. Kita mesti melengkapi terlebih dahulu segala kelengkapan administrasinya. Yang akhirnya hampir sekitar 2 bulan lebih, bantuan tersebut baru kami terima. Waktu itu, kami diantar oleh seorang teman ke Dinas Sosial untuk menyerahkan segala administrasinya,” ungkap Wahab, saat ditemui di kantor Dinsosnakertrans.Melihat dari besarannya, diakui dia memang tidak begitu besar dan belum mencukupi. Namun, dia memastikan jika bantuan tersebut sangat membantu mereka guna meringankan beban ekonomi. Bantuan tersebut, akan digunakannya untuk membayar sisa utang kepada pihak lain, dan sebagian ditabung untuk keperluan sekolah anaknya. (dan)

 

Berita Terkait