Akan Lebih Berhati-Hati

Akan Lebih Berhati-Hati

  Minggu, 26 June 2016 10:25

Berita Terkait

Dalam sejarah GP Belanda tikungan “S” alias chicane terakhir Sirkuit Assen banyak melahirkan duel-duel sengit antara dua rider MotoGP.  Kevin Schwantz vs Wayne Rainey, lalu Nicky Hayden dan Colin Edwards, dan terakhir Valentino Rossi lawan Marc Marquez tahun lalu. Sudah beberapa kali dilakukan perubahan namun duel tetap saja terjadi. Bahkan musim lalu chicane ini yang memantik perseteruan antara Rossi dan Marquez.

Tahun ini perubahan kecil kembali dilakukan. Faktor keamanan menjadi alasannya. Dorna menghilangkang rumput palsu yang ada di area chincane. Rumput ini berbahaya bagi rider yang kemungkinan kehilangan kendali pada motornya lalu bablas keluar jalur, Dengan permukaan ban slick akan licin dan berbahaya jika menggerus rumput secara tiba-tiba. Rumput itu digantikan gravel. ''Rumput palsu tersebut menjadi penyebab beberapa kecelakaan beberapa tahun terakhir,'' jelas Javier Alonso, Managing Director Dorna dilansir situs resmi MotoGP. 

Kemudian Dorna juga menambahkan kerb di sisi dalam kerb lama. Kerb itu sebagai peringatan bagi para pembalap bahwa sudah terjadi perubahan pada bagian akhir tersebut. Kerb itu akan memberikan efek getaran pada motor dan penanda bahwa seorang rider sudah kebablasan. ''Rider tidak akan terjatuh jika melindas chicane Geert Timmer itu. Tapi merea akan terganggu,'' terangnya. 

Dengan perubahan kecil tersebut peluang terjadi duel klasik di Geert Timmer akan tetap besar. Namun mereka akan lebih berhati-hati saat melewati dua tikungan berpindah arah tersebut. Rider Ducati Andrea Dovizioso menyebut garis putih saat memasuki tikungan terakhir kurang pas pada ujung trek. ''Garisnya terlalu  ke dalam. Dikhawatirkan pembalap tidak bisa merebah dengan tepat di sana,'' ujarnya. (cak)

Berita Terkait