Akan Bangun Kawasan Industri dan Pabrik

Akan Bangun Kawasan Industri dan Pabrik

  Senin, 28 March 2016 09:15
TERIMA INVESTOR: Sekda Ketapang M Mansur saat menyampaikan sambutan Bupati, pada pertemuan dengan investor dari Provinsi Jiangs, Tiongkok, di Pendopo Bupati Ketapang, kemarin (27/3). ISTIMEWA

Berita Terkait

KETAPANG – Kabupaten Ketapang ternyata masih menjadi wilayah primadona bagi pemilik modal, untuk menanamkan investasi. Terbukti  pada Minggu (27/3) sebanyak 23 pejabat birokrasi dan investor dari Provinsi Jiangsu, Tiongkok, mengunjungi Kabupaten Ketapang.

Rombongan birokrasi Provinsi Jiangsu dan perusahaan PT Zhong Xian Feng New Energi Tehnology melakukan peninjauan lokasi kantor di Jalan Lingkar Kota. Mereka juga mengunjungi bakal kawasan industri di Desa Sukamaju, Kecamatan Muara Pawan. Kemudian rombongan tersebut mendapat jamuan makan siang di Pendopo Bupati Ketapang. Di sana mereka mendengarkan  paparan dari Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) tentang gambaran umum Kabupaten Ketapang. Sedangkan dalam pertemuan tersebut, sambutan Bupati Ketapang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Drs HM Mansur, kemudian pengarahan dari Gubenur Kalbar oleh kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalbar, Kartius SH.

Juru bicara rombongan Han Saputra, direktur PT Zhong Xian Feng New Energi Tehnology, mengungkapkan jika kunjungan pejabat birokrasi dan para investor dari Provinsi Jiangsu tersebut, untuk melihat langsung lokasi yang akan dibangun sebagai kawasan industrie dan pabrik. “Investasi yang akan dilakukan, selain industri perkayuan, HTI, juga termasuk PDAM, dan listrik,” kata dia.

Dia berharap investasi yang akan menanamkan dana sekitar Rp4 triliun tersebut, akan dapat berjalan lancar. Terlebih mereka berjanji bakal mempekerjakan sekitar 8 ribu tenaga kerja. Mereka sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah dan masyarakat.

Gubernur Kalbar melalui kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalbar, Kartius SH, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan kesediaannya menanamkan modal di Kalbar, khususnya Kabupaten Ketapang. “Pengalaman selama ini di Kalbar, masuknya industri perkayuan dan pekerbunan dari 73 prusahaan, dari sekian banyak perusahaan perkayuan yang tersisa, tinggal dua perusahaan yanglainnya bangkrut,” kata mantan Penjabat Bupati Ketapang tersebut.

Dia berharap agar investasi dari Provinsi Jiangsu ini betul-betul serius dalam mengelola sumer daya alam yang ada di kabupaten ini, hingga menjadikan masyarakat Ketapang hidup sejahtera. “Kami berharap birokasi, investasi, dan masyarakat dapat bekerja baik, hingga masyarakat Ketapang bisa sejahtera,” pinta dia.

Kartius mengharapan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang dan masyarakat, dalam proses perizinan dan dukungan keamanan kepada investor. Dukungan penuh juga disampaikan Bupati Ketapang melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Drs HM Mansur, terhadap proses, mulai dari perizinan hingga pembangunan pabrik selesai. “Pemkab Ketapang mendukung penuh masuknya investasi ke daerah, tetapi dengan tetap menjaga kearifan lokal,” kata Sekda.

Dukungan yang diberikan, disebutkan dia, berupa proses perizinan, hingga keamanan investasi. Namun dia juga menyampaikan harapan agar investasi tersebut tetap menjaga kelestarian lingkungan, serta memberdayakan masyarakat sekitar, terutama tenaga kerja.

Masuknya para investor yang menanamkan modal di Kabupaten Ketapang, diharapkan dia, dapat membantu pemerintah daerah. Di samping dapat meningkatkan pendapatan daerah, juga diharapkan dia dapat menyerap tenaga kerja, yang akhirnya menjadikan masyarakat Ketapang sejahtera. (afi/ser)

Berita Terkait