Ajang Promosi di Pameran UMKM Sambas

Ajang Promosi di Pameran UMKM Sambas

  Jumat, 29 July 2016 09:30
TENUN SAMBAS: Tenun ikat Sambas yang kini semakin mendunia, dan banyak kreasi yang sudah dihasilkan para desainer papan atas. ISTIMEWA

Berita Terkait

Kerajinan di Sambas terus dikembangkan. Ini terbukti dengan bakal digulirkan pameran hasil kerajinan dari UMKM di beberapa kecamatan yang ada. Disamping tenun yang memang sudah cukup dikenal, juga muncul anyaman berbahan rotan dan bambu dari Kecamatan Sejangkung.

Fahrozy, Sambas

SATU yang jadi masalah adalah; pemasaran atau tempat hasil akhir dari produksi para perajina. ‘’Kesulitannya ya itu, pemasaran. Disamping juga masalah permodalan,’’ ujar salah seorang penenun yang ditemui.

Disamping itu, beberapa perajin mengakui kalau kebanyakan dari kerajinan tersebut adalah hasil kerja sampingan. Artinya, sebagian dari mereka memang tidak penuh fokus pada pengembangan kerajinan ini.

‘’Yang bertani, masih bertani. Yang berdagang, ya tetap jualan. Jadi ini hanya sampingan saja demi tetap mengepulnya asap dapur. Sebab, kebanyakan kan kaum ibu yang mengerjakannya,’’ ujarnya lagi.

Apa yang rencananya ditampilkan mereka pun cukup menarik. Misalnya dari bahan baku pohon kelapa dari Kecamatan Jawai. Tikar pandan dari Kecamatan Selakau juga diikutkan dalam kegiatan pameran pembangunan.

Hasil kerajinan dari UMKM di beberapa kecamatan di Sambas akan dipajang dan kegiatan pameran Pembangunan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Sambas ke - 385 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Perpindahan Ibu Kota Kabupaten Sambas ke Sambas yang ke - 17 serta HUT Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945 pada 26 Agustus hingga 4 September 2016.

Lainnya adalah perajin anyaman berbahan bambu dari kecamatan Sejangkung. Kemudian pengrajin rotan di kecamatan Sejangkung. Kemudian mebel berbahan pohon kelapa dari Kecamatan Jawai, tikar pandan dari kecamatan Selakau akan diikutkan dalam kegiatan pameran pembangunan.

“Di bidang industri, dalam pameran nanti akan menurunkan berbagai kerajinan dari UMKM yang tersebar di Kabupaten Sambas,” kata panitia pameran bidang Industri, A Nurhadi, Kamis (28/7).  Selain itu, berbagai olahan makanan dari UMKM juga akan dipamerkan. Diantaranya asam aram, amplang, keripik pisang, keripik singkong serta aneka makanan tradisional lainnya.

“Intinya bagaimana para pelaku UMKM bisa memamerkan produknya. Dan memanfaatkan ajang ini sebagai promosi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Industri dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas Drs H Uray Tajudin MSi mengatakan  selain produk makanan dan produk UMKM di kabupaten ini. Kegiatan pameran pembangunan juga akan banyak hiburan yang diperuntukkan seluruh masyarakat Sambas.

“Silahkan saja, hadir menyaksikan berbagai hiburan. Lantaran selama pameran berlangsung, akan ada hiburan rakyat. Kemudian banyak juga informasi pembangunan yang akan disampaikan dalam ajang tersebut,” katanya.

Sesuai rencana, dalam ajang tersebut ada sekitar 119 stan. Yakni 24 stan untuk SKPD, dan lainnya untuk UMKM. Dan jumlah ini bisa bertambah, karena diperkirakan lebih banyak lagi peserta yang akan bergabung. (*)

Berita Terkait