Ajang Pelestarian Lingkungan dengan Bertanding

Ajang Pelestarian Lingkungan dengan Bertanding

  Sabtu, 13 Agustus 2016 09:40
LAGA FUTSAL: Pertandingan Futsal Cup Kalpataru yang diselenggarakan Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Kapuas Hulu, dalam rangka memeriahkan HUT ke-71 Kemerdekaan RI. MUSTA’AN/PONTIANAK POST

Berita Terkait

 
Dalam rangka memeriahkan HUT ke-71 Kemerdekaan RI, Kantor Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Kapuas Hulu menggelar Futsal Kalpataru Cup Lingkungkungan Hidup Tahun 2016. Selain untuk memeriahkan HUT kemerdekaan, turnamen ini juga dalam rangka sosialisasi ajang pelestarian lingkungan, di mana kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan dari KLH.

MUSTA’AN, Putussibau

“SEKARANG turnamennya sudah memasuki babak penyisihan. Antusias masyarakat atas Futsal Cup Kalpataru juga sangat luar biasa,” terang kepala Kantor LH Kabupaten Kapuas Hulu, Dini Ardianto. Dijelaskannya, Futsal Kalpataru Cup Lingkungan Hidup ini dihelat mereka dalam rangka mengisi HUT ke-71 RI, serta ajang untuk mengampanyekan persoalan lingkungan yang menjadi tanggung jawab bersama.

Mantan Camat Badau ini mengatakan, kegiatan olahraga ini juga bertujuan untuk menumbuhkan semangat perjuangan, dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. Menurut Dini, kegiatan olahraga futsal sangat penting dalam menumbuhkembangkan semangat kebersamaan. Apalagi, diakui dia jika futsal digemari oleh seluruh kalangan yang tidak pandang usia, karena semua kalangan bisa terlibat aktif. “Melalui kegiatan olahraga ini, pelestarian lingkungan yang bersih dan sehat dapat terus digalakan,” paparnya.

Dijelaskan dia jika kegiatan olahraga futsal tersebut bukan yang pertama, namun sudah menjadi agenda rutin mereka setiap tahun, mulai 2013 hingga tahun ini, dengan nama even yang berbeda. "Ini yang ketiga, tapi judul kegiatannya berbeda-beda,” tutur mantan Kasat Pol PP ini.

Dijelaskan Dini, jika pada 2013 dan 2014 diberi nama Adipura Cup, kemudian pada 2015 dan 2016 berubah nama menjadi Kalpataru Cup. Kegiatan ini sendiri, ditegaskan dia, untuk mengampanyekan hal-hal bersifat pelestarian lingkungan. “Tujuannya agar manusia peka terhadap kondisi lingkungan," tuturnya.

Kegiatan Futsal Kalpataru Cup Lingkungkungan Hidup tahun ini diikuti 16 tim dengan sistem pertandingan setengah kompetisi. Menurut Dini, ke depan aktivitas olahraga ini menjadi fokus perhatian bersama stakeholder, guna menjalin koordinasi dan komunikasi baik, sehingga mempermudah dalam merealisasikan semua program yang ada.  Dia berharap pemerintah lebih peduli dengan kegiatan olahraga ini, dengan memperbaiki sarana dan prasarana olahraga Kapuas Hulu, seperti indoor bolavoli yang perlu direnovasi. “Indoor volly itu sudah tidak layak lagi. Ke depan melalui KONI agar dapat memperhatikannya sarana dan prasarana yang ada," ucapnya.

Dini menyampaikan apresiasi atas dukungan PSSI dan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Kapuas Hulu yang telah mendukung terlaksananya kegiata Futsal Kalpataru Cup ini. "Terima kasih dukungan PSSI dan Dinas Pendidikan," terangnya.(*)

Berita Terkait