Ajang Kompetisi Keselamatan Berlalu Lintas dan Gerakan Literasi

Ajang Kompetisi Keselamatan Berlalu Lintas dan Gerakan Literasi

  Senin, 16 April 2018 11:00
LINTASAN: Salah satu peserta Safety Riding Competition vespa Gymkhana sedang menyelesaikan lintasan. Kompetisi keselamatan berlalu lintas dalam Scooter Paragraph ini, selain untuk mengasah kemampuan berkendara melalui berbagai teknik, juga sebagai bagian dari kegaitan gerakan literasi. ARIEF NUGROHO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Kompetisi dalam dunia otomotif tidak selalu bicara soal adu kecepatan yang menegangkan. Tetapi juga bisa dikemas dengan cara fun dan mengembirakan. Salah satunya dengan Vespa Gymkhana dalam Scooter Paragraph yang digelar di halaman Museum Kalimantan Barat, Sabtu (14/4).

ARIEF NUGROHO, Pontianak

Sabtu pagi, area Museum Provisi Kalimantan Barat dipadati puluhan para pencinta vespa. Sebagian dari mereka adalah para peserta Safety Riding Skill Competition Vespa Gymkhana. Peserta kompetisi ini tidak hanya diikuti oleh para pengendara muda, tetapi ada juga pengendara parobaya. Salah satunya Hermanto (60).  Dengan vespa Sprint 150 warna merahnya, Hermanto dengan penuh hati-hati melintasi rintangan dan rute yang sudah ditetapkan panitia. Meski tidak segesit peserta muda lainnya, Hermanto sukses melintasi rute dengan sempurna.

Kompetisi keselamatan berkendara ini tidak hanya sekedar bagaimana peserta menyelesaikan lintasan dengan trik dan teknik berkendara yang baik, tetapi juga harus menyelesaikan lintasan dengan dipacu kecepatan.  Untuk itu, para peserta diwajibkan memenuhi berbagai persyaratan sebelum mengikuti kompetisi. Diantaranya wajib menggunakan helm, jaket, sarung tangan, dan kelengkapan kendaraan. 

Meski tidak seekstrim dalam kompetisi otomotif lainnya, Vespa Gymkhana ini juga menuntut kehati-hatian. Jika tidak akibatnya bisa fatal. Seperti yang dialami beberapa peserta, satu diantaranya Backtiar alias Iar. Peserta ini terjatuh dalam lintasan dan mengalami cidera.  Kompetisi Vespa Gymkhana ini diikuti oleh 14 peserta dengan dua kelas. Diantaranya 10 peserta untuk kelas large frame dan empat peserta untuk kelas small frame.

Dari 10 peserta untuk di kelas large frame diambil tiga juara dengan kecepatan terbaik. Diantaranya juara pertama dipegang oleh Mutty, juara kedua dipegang oleh Fadil dan ketiga oleh Hendra.

Sedangkan untuk kelas small frame, juara pertama dipegang oleh Bolang, juara kedua dipegang oleh Fadil dan juara ketiga dipegang oleh Delvi. Masing-masing pemenang mendapatkan tropy dan uang pembinaan.

Kegiatan Scooter Paragraph ini dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama adalah sesi kompetisi. Sedangkan sesi kedua, adalah sesi malam amal donasi buku untuk revitalisasi perpustakaan kampung di Desa Kepayang, Kecamatan Anjungan. 

Meskipun sempat diguyur hujan deras, acara malam amal tetap berjalan lancar. Ratusan pengunjung dari berbagai komunitas pun tumpah ruah di sana. Betapa tidak, selain penyerahan hadiah bagi pemenang Vespa Gymkhana, juga pengundian doorprise satu unit Vespa Excel.

Koordinator kegiatan Avinanta Riandana mengatakan, safety riding skill competition merupakan bagian dari kegiatan utama Scooter Paragraph, yakni gerakan literasi untuk merevitalisasi perpustakaan kampung di Dusun Sinam, Desa Kepayang, Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah pada 5 Mei 2018 mendatang.

 “Misi utamanya adalah gerakan literasi, donasi buku dan merevitalisasi perpustakaan kampung di Kecamatan Anjungan,” katanya. Sehingga, pengunjung yang datang ke kegiatan Scooter Paragraph itu diwajibkan untuk membawa minimal satu buku layak baca dan membeli tiket seharga Rp10.000, yang nantinya juga untuk didonasikan pada kegiatan revitalisasi perpustakaan kampung tersebut.

Kegiatan Scooter Paragraph ini diinisiasi oleh tiga komunitas vespa di Pontianak, Scooter 69, Bukopin Scooter Club (BSC) dan Excellent Pontianak. Dalam kesempatan itu perwakilan dari Scooter 69, Wilmart Sitohang mengatakan, kegiatan Scooter Paragraph ini bukan kegiatan yang terakhir, tetapi akan dilakukan secara berkelanjutan. Dimana menurut dia, selain mensosialisasikan safety riding, kegiatan Scooter Paragraph ini sebagai gerakan literasi untuk merevitalisasi perpustakaan kampung.

"Semoga apa yang sudah kita berikan, bermanfaat bagi adik-adik kita di Desa Kepayang nantinya," katanya. Sementara Kasubnit Sat Lantas Polresta Pontianak Aiptu Muhadi memberikan apresiasi kepada panitia Scooter Paragraph yang telah melakukan kompetisi sekaligus sosialiasi keselamatan berlalu lintas. Memurutnya, dengan diadanya soasialisasi ini bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

"Kami dari Sat Lantas Polresta Pontianak mengapresiasi dengan kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas. Karena dengan, ini bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas," katanya. Selain itu, Muhadi juga mengapresiasi gerakan literasi buku yang dilakukan oleh para bikers di Pontianak. Karena gerakan tersebut merupakan gerakan untuk membantu anak-anak dan masyarakat di Desa Kepayang. Dalam kesempatan itu, pihaknya juga menyerahkan sejumlah buku tentang keselamatan berkendara kepada panitia. (**)

Berita Terkait