Ajak Slankers Bangun Perbatasan

Ajak Slankers Bangun Perbatasan

  Senin, 16 May 2016 10:01
SLANK: Bimbim Slank bersama Menteri Marwan Jafar, Ari Haryati, HA Muthalib (wawako Singkawang) bersama dalam Konser Indonesia Perbatasan di Stadion Kridasana, Singkawang, Ahad kemarin. HARI/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SINGKAWANG--Diringi lagu Indonesia Raya, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar beserta personel Slank menyambut masyarakat Singkawang yang berjubel memadati Stadion Kridasana, Singkawang, Ahad (15/5) kemarin. 

Menteri Marwan dalam sambutannya mengajak kepada para slankers untuk turut serta membangun perbatasan. "Maksud dan tujuannya konser Slank di perbatasan untuk menyemangati daerah-daerah kita di perbatasana supaya pembangunan di perbatasan semakin cepat diwujudkan bersama-sama," ujar Marwan. 

Prioritas pemerintahan Jokowi-JK saat ini, menurut Marwan adalah membangun Indonesia dari pinggiran, dari desa-desa, dari perbatasan. Pemerintah terus berupaya supaya pembangunan berjalan optimal, pembangunan juga diprioritaakan untuk mengurangi diaparitas yang selama ini masih terjadi, baik jawa luar jawa, desa-kota, pusat-pinggiran. 

"Perbatasan sebagai bagian dari pinggiran, terkadang seringkali diabaikan. Padahal, perbatasan adalah halaman rumah kita bersama," tandasnya.

Marwan juga mengingatkan kepada Slankers di perbatasan untuk menjauhi narkoba dan bekerja untuk daerah dan perbatasan. 

"Kita daerah perbatasan maju kita nanti juga akan maju. Untuk itu kita tinggalkan Narkoba, kita bangun perbatasan," tandasnya. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Marwan bersama Slank menandatangani Prasasti Konser Indonesia Perbatasan, Membangun Indonesia dari Perbatasan. 

"Kehadiran saya bersama Slank dalam konser di perbtasan kali ini merupakan wujud komitmen pemerintah yang ingin bersama masyarakat bersama-sama membangun perbatasan," tutupnya.

Sebagai informasi, Slank dan Menteri Marwan akan kembali menggelar konser Indonesia Perbatasan pada 30 Mei, di Atambua, Nusa Tenggara Timur.‎ Sementara itu Direktur Consumer Service PT Telkom Indonesia, Dian Rachmawan mengatakan ini merupakan persembahan Indihome dan pemerintah untuk warga perbatasan. 

“Ingat dan perlu dicatat bahwa  Indihome ini dibangun untuk NKRI dari Timur ke Barat menghilang kesenjangan digital semua orang, semua rumah orang harus memiliki akses internet bagi di daerag terpencil, terluar dan terdepan,” ungkapnya.

Konser ini menandai sekaligus memberikan hiburan warga di wilayah daerah perbatasan dan desa tertinggal. Makanya, kata dia, diajak supaya Indiehome dan pemerintah menghibur warga perbatasan baik Sambas, Bengkayang dan wilayah sekitarnya. “Jika ini sukses maka Tanggal 30 di Attambua maupun nantinya di Pulau rote dan Nunukan pun begitu, mengapa Slank karena band ini memiliki penggemar di seluruh Indonesia. Slanker conneted dengan internet,” ungkapnya. (har)

Berita Terkait