Ajak Gereja Ikut Berperan Sampaikan Bahaya Rabies

Ajak Gereja Ikut Berperan Sampaikan Bahaya Rabies

  Rabu, 31 Agustus 2016 09:30
DIAKON: Ketua PP Pemuda Katolik Karolin berfoto bersama Uskup Agung Pontianak Mgr. Agustinus Agus dan para imam Kapusin usai pentahbisan diakon imam Kapusin di Ngabang. ISTIMEWA

Berita Terkait

Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Republik Indonesia, Karolin Margret Natasa mengimbau para pastor serta biarawati untuk membantu pemerintah dalam mengingatkan masyarakat tentang bahayanya penyebaran virus rabies.

***

DIA menyebutkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sudah menetapkan status darurat rabies. Saat ini yang terkena gigitan anjing sudah mencapai ratusan orang dan 29 orang yang meninggal dunia. 

“Saya menitipkan pesan agar para Imam dan biarawati yang bertugas di daerahnya masing-masing bisa mengimbau masyarakat akan bahayanya penyakit rabies,” kata Karolin saat menghadiri misa pentahbisan tiga Diakon Kapusin Pontianak oleh Uskup Agung Mgr Agustinus Agus beserta Imam-imam Diosesan Keuskupan Agung Pontianak di Ngabang, Sabtu (27/8).

Karolin mengucapkan selamat kepada ketiga diakon yang telah ditahbiskan dan akan menjalankan masa diakonatnya. 

“Proficiat atas pentahbisan diakon tiga saudara Kapusin Pontianak yakni Fr. Aloysius Anong yang akan ditempatkan di Rumah Retret St. Fransiskus Asisi Tirta Ria Kubu Raya, Fr. Jeneripitus di Paroki St. Petrus Sanggau Ledo, dan Fr. Yosua Boston Sitinjak di Paroki St. Perawan Maria Diangkat ke Surga Jangkang. Semoga iman dan pengharapan akan kasih karunia dari Tuhan akan tumbuh subur di tengah-tengah masyarakat. Selamat berkarya di ladang Tuhan,” ucap Anggota Komisi IX DPR ini.

Karolin juga meluangkan waktu untuk menghadiri acara ramah-tamah bersama Uskup Agung Pontianak, para imam, biarawan serta umat katolik yang hadir di aula Paroki Salib Suci, Ngabang.

Minister Provinsial Kapusin Pontianak, Pastor Amandus Ambot OFM Cap mengatakan, tahbisan diakon merupakan sebuah tahapan bagi seorang calon imam untuk menjadi imam. 

“Dalam Gereja Katolik terdapat tiga tahbisan yakni tahbisan diakon, imam, dan uskup. Masa diakonat biasanya berlangsung selama enam bulan dan selanjutnya baru bisa ditahbis menjadi seorang imam,” jelas Ambot. (mse) 

Berita Terkait