Air Bersih Prioritas Kota Singkawang

Air Bersih Prioritas Kota Singkawang

  Kamis, 16 June 2016 09:24
BATU PERTAMA: Peletakan batu pertama pembangunan IPA Tirtasari 50 liter per detik di Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah oleh Wali Kota Singkawang, 4 Juni 2016.

Berita Terkait

SINGKAWANG – Peresmian Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM-IKK) 50 liter/detik Sei. Bulan, Intake 140 liter/detik Semelagi, dan peletakan batu pertama Instalasi Pengolahan Air (IPA) 150 liter/detik Tirtasari Roban pada Sabtu (4/6) oleh Wali Kota Singkawang, Awang Ishak, merupakan bukti realisasi rencana pembangunan Kota Singkawang.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan Prasasti dan Berita Acara Pengelolaan serta Pemanfaatan SPAM IKK 50 L/D Sei. Bulan dan Intake 140 L/D Semelagi. Dalam sambutannya, Awang mengatakan bahwa air bersih merupakan program prioritas pembangunan Kota Singkawang.

Sesuai dengan Visi Pemerintah Kota Singkawang yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2012-2017, mewujudkan Singkawang aman, maju, dan sejahtera berbasis perdagangan, jasa dan agro industri. Sementara, salah satu misinya yaitu memelihara, membangun, dan menata fasilitas umum yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat, yaitu pendidikan, kesehatan, pasar, dan air bersih.

Awang menegaskan bahwa Pemerintah Kota Singkawang telah membentuk PDAM Gunung Poteng melalui Perda Nomor 3 Tahun 2010 tentang PDAM Gunung Poteng untuk pelayanan air bersih bagi masyarakat dan untuk mempercepat pengembangannya, pemerintah membentuk Tim Percepatan Pengembangan PDAM Gunung Poteng.

“Tim telah berupaya maksimal untuk mempercepat pengembangan PDAM Gunung Poteng dengan berbagai komunikasi dan koordinasi kepada segenap pihak agar dapat membantu penyediaan air bersih di Kota Singkawang,” ujarnya.

Ia sangat mengapresiasi bantuan Kepala Satker PAMS-CK Prov. Kalbar, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Prov. Kalbar, dan Satker SPAM Strategis Direktorat Pengembangan SPAM yang telah membangun SPAM IKK 50 L/D Sei. Bulan, Intake 140 L/D Semelagi, dan akan membangun IPA 150 L/D Tirtasari Roban.

Wali Kota Singkawang fokus mengikuti perkembangan percepatan air bersih ini dengan ikut melakukan peninjauan langsung ke lokasi-lokasi sumber air baku. Diantaranya sumber air di Semelagi, Sibohe, Sagatani, Sei. Bulan, Roban, dan Danau Serantangan merupakan beberapa tempat yang ikut ia tinjau bersama tim percepatan.

Tercatat cakupan pelayanan air bersih untuk masyarakat Kota Singkawang masih sangat kurang, yaitu 37,58 % dari total jumlah penduduk. Total kapasitas pengolahan air bersih yang dibutuhkan sebesar 480 L/D hingga tahun 2034. Saat ini instalasi pengolahan air yang dimiliki PDAM Gunun Poteng yang beroperasi, yaitu dari unit produksi IPA Roban 1 dengan kapasitas 80 L/D, IPA Roban 2 dengan kapasitas 50 L/D, dan IPA Sei. Bulan 1 dengan kapasitas 10 L/D. 

Dengan adanya IPA Sei.Bulan 2 yang baru diresmikan ini akan menambah ketersediaan air bersih dengan kapasitas 50 L/D. Sedangkan IPA Tirtasari Roban dengan kapasitas 150 L/D yang baru dilaksanakan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Singkawang ini direncanakan akan selesai pembangunannya tahun 2017.

Berdasarkan Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) yang ditetapkan melalui Keputusan Wali Kota Nomor 690/96/Adm.Ekon-A Tahun 2015, Pemkot Singkawang merencanakan pelayanan air minum dalam pembagian zona pelayanan. Diantaranya SPAM IKK 50 L/D Sei. Bulan untuk melayani masyarakat Kecamatan Singkawang Utara, Intake 140 L/D Semelagi untuk menambah air baku IPA Roban dan IPA Tirtasari Roban, dan IPA 150 L/D Tirtasari Roban untuk melayani masyarakat Kecamatan Singkawang Barat dan sebagian Singkawang Timur.

Awang memaparkan bahwa tahun depan Pemkot Singkawang telah merencanakan pembangunan IPA baru, yaitu IPA Seluang dengan kapasitas 20 L/D yang akan melayani masyarakat Singkawang Timur dan Intake serta IPA Serantangan dengan kapasitas 120 L/D yang akan melayani masyarakat Singkawang Selatan. Dengan demikian kapasitas kebutuhan air bersih masyarakat Kota Singkawang sebesar 480 L/D diharapkan dapat terpenuhi nantinya.

“Kepada PDAM Gunung Poteng dan Operator dapat kiranya lebih mengoptimalkan pelayanan air bersih dengan menambah sambungan rumah dan mohon dukungan masyarakat untuk percepatan sambungan rumah tersebut,” himbau Awang. (Lda/Hum)

Berita Terkait