Ai Xin Terus Berbagi Kasih ke Orang Kurang Beruntung, Bantu Tiga Penderita Sakit

Ai Xin Terus Berbagi Kasih ke Orang Kurang Beruntung, Bantu Tiga Penderita Sakit

  Rabu, 14 March 2018 06:46

Berita Terkait

Perkumpulan sosial Wadah Himpun Kasih atau Ai XIn kembali tunjukan ekselarasi tinggi mereka dalam membagi kasih kepada kaum kurang beruntung yang sedang menderita.
Pagi Selasa (13/3), dalam cuaca gerimis ,Ketua Harian Ai XIn Yo Nguan Cua didampingi Sekretaris Umum Frendys Lu dan ketua tim sosial Gown Nguan Hui berserta 10 anggota lain menjalani tugas bagi kasih yang telah dijadwalkan .

---------------

Mereka masuki Gang H.Tahak Jln.Tanjungpura. Tim masuki sebuah rumah sederhana bertujuan beri kasih kepada Santy, janda usia 42 tahun beranak dua . Semua yang hadir menahan nafas saat nyaksikan kondisi fisik Santy yang sangat memperihatinkan. Wajahnya terlihat sembab dengan tangan kiri yang membengkak besar, beberapa benjolan besar bernanah muncul di bagian dadanya . Dia divonis medis menderita tumor ganas. Jangankan berobat, kehidupan sehari-harinya hanya mengandalkan belas kasihan dari keluarga dan kenalan.  

Saat serahkan bantuan sebesar Rp.5.000.000, Yo Nguan Cua  berkata mengatakan Ai  Xin datang dengan kasih tulus. "Semoga kasih ini bisa ringankan beban dan penderita kamu ,dan  tetaplah semangat dan berdoa," katanya.

Tidak banyak kata yang mampu diucapkan Santy selain terima kasih. Ketika Frendys Lu mimpin doa memohon Tuhan memberi mukjizat atas kesembuhan Santy , atau Tuhan menentukan yang terbaik demi meringankan penderitanya , dan melindungi anaknya yang masih belia. Tangisan keras Santy memancing air mata sebagian besar  anggota Ai XIn.

Sesuai rencana tim Ai XIn menuju Gang Syawal, jalan Adisucipto. Mereka memberi kasih sebesar Rp.5.000.000. kepada Gow Peng Khiang , pria 52 tahun  yang sangat kurus dan tidak bisa bicara lagi akibat derita kanker tenggorokan stadium 4 . Dia dan istrinya Agnes Rita tinggal di rumah kecil  di rumah mertuanya yang berusia 84 tahun.  Sebelum derita  sakit dua tahun lalu, Peng Khiang adalah penjual  bakmie. Kini hidup mereka hanya ditopang oleh Agnes yang bekerja sebagai tukang cuci baju tempoler dengan penghasilan Rp.500.000/bulan. Kehadiran Ai  Xin  disambut hangat oleh para tetangga, “Kami sebagai tetangga turut ucapkan terima kasih kepada Ai  Xin yang kami ketahui telah banyak membantu kaum susah,” Kata Bu Markus , salah  seorang tetangga sambil memuji bantuan Ai XIn yang  sangat tepat sasaran dan menyentuh. 

Dari Adi Sucipto mobil Tim Ai XIn meluncur ke daerah Jeruju. Sesuai data survei mereka permisi masuk  ke sebuah gubuk kecil  berlantai papan di ujung Gang Nyiur II.  Di rumah kecil  ini , semua anggota tim Ai XIn harus berdiri dempet-dempetan untuk menyampaikan kasih sebesar Rp.5.000.000. kepada Cecillia, gadis umur 26 tahun yang menderita gagal ginjal, dia telah 4 tahun berkapar di kamar sangat sempit dan tanpa ventilasi. 

“Ibu , ini adalah kasih dari AI XIn , gunakanlah untuk pengobatan bagi Cecellia, semoga bisa ringankan beban kalian," kata Tim Ai Xin.
"Tidak terkandung sedikit maksud pun untuk mengecilkan yang menerima , tetapi ini bentuk kasih dan kepedulian tulus seluruh anggota Ai XIn dengan tujuan bisa  bantu yang butuh, dengan tanpa beda suku dan agama , karena kita ditakdirkan bersaudara," Jelas Frendys Lu saat serahkan bantuan kepada Ibu Yuliana, ibunda Cecellia.  

Yuliana tak henti-henti ucapkan terima kasih kepada Ai XIn. ”Bantuan ini sangat berarti bagi kami, keadaan kami sangat sulit, suami saya telah 3 tahun tak bisa kerja karena matanya tak bisa lihat, Cecillia anak pertama, adiknya Nadia berumur 11 tahun telah putus sekolah karena ekonomi kami tidak mampu," katanya.

Tim sosial  Ai XIn termenung dan bingung  menyaksikan kondisi sangat prihatin , lalu lakukan doa bersama  “ Ya Tuhan Yang Maha kasih dan pengampun , terima kasih Engkau izinkan kami berbagi, tidak ada yang mustahil di tanganMu , kami mohon kasihMu bisa sembuhkanlah Cecillia yang tengah sakit, agar dia berhak nikmati masa indah layaknya remaja lain, ringankanlah beban dan cobaan  bagi keluarga sederhana ini., Ya Tuhan, sungguh kami tak mampu berbuat banyak , selain mengharapkan Tuhan mengabulkan doa kami”.  Doa terhenti karena Frendys Lu yang mimpin doa larut dalam sedih dan mulai neteskan air mata. Sejenak suasana menjadi hening,  kemudian suara tangisan salah seorang anggota wanita membuat semua  turut menangis. 

“ Ibu jagalah kesehatan baik-baik , karena Cecilia yang sakit sangat memerlukan kasihmu, hubungilah kami jika ada keperluan mendesak” tutur Frendys  saat pamit sambil serahkan No HP Ai Xin kepada ibu Yuliana. 

Anggota Ai XIn yang turut bertugas diantaranya Lim Tia Khui, Tio Liak Cai, Lau Lie Khiang, Lie Khun Seng, The Meng Cu, Tan Lie Hun, Khow Khiok Miang, Lim Gek Huang , Bun Nun Tian dan Diana Lo. (mrd)

Berita Terkait