Ai Xin, Pontianak Post dan DMI Berbagi Bersama 1000 Duafa; Salurkan Bantuan Tanpa Melihat Suku dan Agama

Ai Xin, Pontianak Post dan DMI Berbagi Bersama 1000 Duafa; Salurkan Bantuan Tanpa Melihat Suku dan Agama

  Senin, 4 July 2016 10:37
HARYADI/PONTIANAKPOST 1000 DHUAFA: Seorang nenek saat menerima bantuan yang diberikan oleh Wadah Himpun Kasih (AiXin) bagi masyarakat Kota Pontianak.

Berita Terkait

Peduli kepada kaum duafa, Wadah Himpun Kasih (Ai Xin), Pontianak Post dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pontianak sukses menyantuni duafa dengan kegiatan bertajuk berbagi kepada 1000 duafa.

PAHLEVI Y HARISANDY, Pontianak

KEGIATAN bertajuk Bagi Rezeki 1000 Duafa ini merupakan kali kedua dilakukan Wadah Himpun Kasih (Ai Xin). Tujuan mereka hanya satu, yaitu berbagi kasih kepada orang yang kurang beruntung.

Diketuai Yap Cie Hun, Ai Xin terdiri dari sekitar 263 anggota dari berbagai kalangan, agama, suku, dan profesi yang memiliki rasa peduli kepada orang yang kurang mampu dan mengumpulkan sedikit rezeki mereka untuk disalurkan melalui wadah ini.

Tahun ini, Ai Xin berbagi kepada duafa melibihi targetnya. Dijelaskan Sekretaris Ai Xin, Frendys Lu, tahun ini mereka berbagi kepada 1200 kaum duafa yang tersebar dari berbagai daerah di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. “Syukur kita ucapkan pada Tuhan yang maha kasih. Kegiatan ini dapat berjalan lancar karena izinnya,” ucapnya.

Disebutkannya, tahun ini mereka menyambangi beberapa penjuru kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. “Diawali di Kecamatan Pontianak Barat, Selatan, Utara, Pontianak Timur hingga Kabupaten Kubu Raya kami berbagi kasih kepada 1200 kaum duafa,” sebutnya.

Frendys menjelaskan, kegiatan ini terwujud karena mengadopsi motto dari Wadah Himpun Kasih dengan berbagi tiada batas. Bertujuan untuk berbagi kasih dan menjalin silaturahmi kepada orang yang kurang beruntung.

Dana sosial ini diperoleh dari iuran wajib bagi para anggota Ai Xin per bulan dan dialokasikan untuk kegiatan amal dan sosial. “Kami peroleh dana ini semua dari iuran wajib para anggota. Kami salurkan untuk kegiatan sosial tanpa melihat suku, agama, ataupun hal lain,” terangnya.

Diharapkannya, penerima rezeki ini tidak memandang dari jumlah yang diberinya, melainkan melihat dari kasih setulus hati yang diberinya dengan tulus dan ikhlas.

Frendys menganggap, kegiatan ini terlaksana atas izin Tuhan yang Maha Esa, lantaran menurutnya, Tuhan telah memberikan rezeki lebih pada mereka dan mereka merasa wajib untuk menyisihkannya sediikit untuk orang yang kurang mampu.

Yap Cie Hun dan Frendys berjanji, tahun depan kegiatan serupa akan mereka laksanakan kembali sebagai bukti nyata kepedulian mereka kepada orang yang kurang mampu. “Tahun depan kami akan lakukan lagi dibulan ramadhan khusus untuk umat muslim. Dan untuk penganut agama lainnya kami akan tetap menyesuaikannya,” janji mereka.

Wakil Direktur Pontianak Post Salman Busrah membeberkan bahwa Ai Xin juga sangat memberikan kontribusi yang besar kepada orang yang kurang mampu. “Ai Xin kerap jadi penyumbang pertama kepada orang yang membutuhkan melalui Dompet Simpatik dari Pontianak Post,” bebernya.

Yap Cie Hun menambahkan, semoga setelah menerima kasih dari Ai Xin, nanti dikemudian hari anak cucu penerima akan diberikan rezeki lebih dari Tuhan. Dan diharapkannya, dengan demikian kegiatan berbagi ini akan terus berjalan .

“Jika nanti anak cucu kita mendapat rezeki lebih dari Tuhan semoga dia juga peduli kepada orang yang kurang beruntung. Sehingga semakin banyak yang berbagi akan menimbulkan ketenteraman dan kebersamaan yang indah,” pungkasnya.

Frendys juga mengucapkan terimakasih kepada Dewan Masjid Indonesia Kota Pontianak dan Pontianak Post yang sudah mendukung kegiatan ini sepenuhnya hingga berjalan sukses.

“Terimakasih kepada DMI dan Pontianak Post yang sudah memberikan data yang akurat pada kami. Sehingga kami dapat berbagi kepada orang yang benar-benar membutuhkannya,” tutupnya.

Dari setiap kali mereka berbagi, Frendys Lu selalu mengatakan mereka datang tidak dengan penuh kemewahan, melainkan datang dengan balutan kasih yang ikhlas. Lantaran Frendys menganggap mereka bukanlah sekumpulan orang kaya, hanya saja mereka adalah sekelompok orang yang diberikan Tuhan rezeki untu dibagikan kepada orang yang membutuhkan. (*)

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait