Ai XIn Bantu Dua Pasien Kurang Mampu yang Masuk ICU

Ai XIn Bantu Dua Pasien Kurang Mampu yang Masuk ICU

  Rabu, 11 April 2018 09:56

Berita Terkait

Perkumpulan sosial Wadah Himpun Kasih atau lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Ai XIn yang  bermotto “Kasih Tiada Batas”  konsisten membantu kaum kurang mampu. 
Selasa (10/4) Ketua Harian Ai XIn , Yo Nguan Cua via menugaskan Sekretaris Umum Ai XIn Frendys Lu bersama Ketua Tim Sosial Gow Nguan Hui dengan anggotanya Lau Lie Khiang , Lum Gek Huang dan Bun Nun Tian kembali menjalankan tugas bagi kasih.

Tiba di RS Anugrah Bunda Khatulistiwa, tim Ai XIn melapor dan minta izin kepada petugas RS ABK, sambil mengonfirmasi atas data info yang mereka terima. Atas bantuan seorang perawat mereka sampai di Ruang ICU anak-anak di lantai 5. Ai XIn  bermaksud memberi kasih kepada Feliana, balita berusia 3 bulan . anak pasangan Yus  usia 36 tahun dan Lusia , 32 tahun asal Kampung Sigalang, Desa Makawing, Kec .Batang Tarang, Kab. Sanggau.

Sesuai keterangan medis yang diterima langsung dari pihak RS Feliana alami penyempitan usus dan tidak bisa buang air besar sehingga kotoran bertumpuk di perut , akibatnya rongga perut terus membesar hingga mengganggu aktifitas paru-parunya.  Feliana dirujuk ke RS ABK sejak beberapa hari lalu dan harus segera dilakukan tindakan operasi . Namun kerena kekurangan biaya , orang tuanya pasrah dan memilih bawa Feliana untuk kembali ke kampung. Hal ini dicegah pihak RS, apapun alasannya para medis  tetap akan lakukan operasi untuk berusaha menyelamatkan Feliana kecil.  

Seizin pihak RS tim Ai XIn memasuki ruang ICU, berdoa untuk Feliana yang sedang dirawat intensif dalam incubator yang dilengkapi pengatur suhu , selang  pernafasan dan infus. Isak tangis Lusia mendapatkan bantuan​. “Ibu , ini adalah kasih dari Wadah Himpun Kasih atau AI XIn, kami dapat info anak ibu sakiit dan butuh bantuan. Kami datang dengan rasa peduli yang tulus sebagai sesama saudara. Semoga kasih ini bisa meringankan beban kalian,”Kata Frendys Lu saat serahkan bantuan sebesar Rp.5.000.000.- kepada Lusia. “ Terima kasih, bantuan ini sangat berarti bagi kami,  Tuhan pasti membalas kebaikan ini “. ucapa penuh  rasa syukur dari  Lusia. Sedangkan suaminya pulang kampung untuk mencari biaya. 

Kelur dari RS ABK , tim Ai XIn menuju ke Desa Arang Limbung, Kec . Sungai Raya, Kab Kubu Raya. Sesuai data mereka berjalan kaki memasuki gang Sabar, dan tiba di sebuah gubuk tua dekat pinggir Sungai Kapuas , tempat tinggal Misri , 70 tahun.  Pintu gubuk tidak tertutup, namun tanpa penghuni . Para tetangga yang memberitahu bahwa Misri  sedang berada di RSU Soedarso sejak kemarin. Anaknya terjatuh.Kondisinya parah dan sedang dirawat di ruang ICU. 

Tim Ai  Xin berbincang akrab dengan para tetangga tentang tujuan mereka ingin beri kasih kepada Pak Misri . “ Kasihan Pak Misri,  beliau miliki anak bernama  Sri Apriyani  berumur 20 tahun , yang cacat fisik atau lumpuh total sejak lahir, istri Pak Misri meninggal 5 tahun lalu, semua keperluan anaknya diurus oleh beliau. dari masak , makan, buang air kecil- besar, mencuci. Pokoknya semualah," kata ibu Amran , salah seorang tetangga dengan mimik sedih kepada tim Ai XIn. 
Kondisi anaknya itu, Misri tidak bisa mencari nafkah. Hidup  sehari-hari hanya mengandalkan belas kasihan para tetangga. "Bapak-ibu bantulah Pak Misri , dia sangat butuh bantuan, apa lagi sekarang anaknya di RS,” tambahnya.

Tim Ai XIn segera meluncur ke RSU Soedarso. Atas bantuan pihak RS, Ti berhasil masuki ruang ICU tempat Sri Apriyani di rawat intensif. Menurut perawat yang menjaga, kondisi Sri darurat.  Tim Ai XIn mengajak Pak Misri yang duduk bingung di depan pintu untuk masuk ke ruang ICU , dan Ai Xin melakukan doa untuk mohon Tuhan lindungi kesehatan Sri  dan beri ketabahan kepada Misri. 

Ai Xin  serahkan kasih sebesar Rp.5.000.000. kepada Misri yang diserahkan Gow Nguan ui. "Kami mandapat info tentang kehidupan bapak dari seorang wartawan yang sangat peduli kepada sesama. Terima kasih pada Allah yang beri kesempatan kepada kami membantu yang membutuhkan,” kata Gow.
 Gow juga minta Pak Misri tabah hadapi cobaan dan baik-baik jaga kesehatan sendiri. Misri kaget dan terharu menerima bantuan dari Ai XIn , dengan mata berkaca-kaca  dan bersujud. ”Terima kasih , Ya Allah ,balaslah kebaikan ini," pungkasnya terharu. (mrd)

Berita Terkait