Ahok Cari Pendamping di Pilgub DKI

Ahok Cari Pendamping di Pilgub DKI

  Selasa, 23 February 2016 13:07

Berita Terkait

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan maju sebagai calon gubernur pada Pemilihan Gubernur DKI 2017. Meski demikian, pria yang akrab disapa Ahok itu belum memutuskan sosok yang akan dijadikan sebagai calon wakilnya. 

Ahok menyatakan, dirinya tidak akan berpasangan dengan pakar hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra pada saat Pilgub DKI 2017. “Ngapain saya pasangan sama orang pintar gitu. Repot saya,” kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Selasa (23/2).

Mantan Bupati Belitung Timur itu menyebut Yusril sebagai orang hebat. Kan saya udah bilang dia orang hebat, pernah capres, pernah ketua umum partai, menteri, pernah mau ditangkap jaksa aja bisa berhasil enggak salah, lolos kan,” ucap Ahok.

Untuk diketahui, pada 2010, Yusril menjadi tersangka kasus biaya akses sistem administrasi badan hukum (Sisminbakum)‎. Ia pernah diancam akan ditangkap karena mangkir dari panggilan Kejaksaan Agung.

Meski demikian, dari tiga sengketa antara Yusril dan Kejaksaan di pengadilan, semuanya dimenangkan oleh Yusril.

“Orang lain ditangkap jaksa udah tangkap, beliau bisa lolos. Berarti ini orang hebat kan dan orang hebat saya harap bisa nyalon,” ‎ujar Ahok. 

Ahok mengapresiasi Yusril yang optimistis bisa mengumpulkan KTP sebagai bentuk dukungan untuk mengikuti Pilgub DKI lewat jalur independen. Ia akan mulai mengumpulkan KTP dukungan pada 1 Maret 2016.

“Ya bagus dong, saya senang Bang Yusril bisa ikut kan,” ungkap Ahok.(gil/jpnn)

Berita Terkait