Agar London Utara Tidak Tertawa

Agar London Utara Tidak Tertawa

  Sabtu, 9 April 2016 10:23
West Ham vs Arsenal

Berita Terkait

LONDON – Ketimbang London Barat, London Utara lebih bergairah. Karena, di daerah itu sudah ada dua klub yang masih bermimpi menjuarai Premier League musim ini. Tottenham Hotspur dan Arsenal. Bandingkan dengan London Barat yang adem ayem karena hanya mengharapkan kejutan-kejutan dari West Ham United.

Makanya, menjamu Arsenal di Upton Park, London, dalam lanjutan pekan ke-32 malam nanti dijadikan The Hammers – julukan West Ham – sebagai momentum membungkam tawa klub London Utara. Arsenal salah satunya. ''Pertama, ini karena derby London. Kedua, kami ingin merebut tiket ke Eropa itu dari Arsenal,'' ujar pelatih West Ham, Slaven Bilic, sebagaimana dikutip di situs London 24.

''Kami tahu, di atas kertas mereka (Arsenal) masih punya peluang (menjuarai Premier League), dan mereka membutuhkan banyak kemenangan dari tujuh laga tersisanya musim ini. Tapi ingat, kami pun juga butuh poin untuk bertahan dalam enam besar, lima besar, atau bahkan tembus empat besar di klasemen akhir,'' lanjutnya.

Dengan mengalahkan The Gunners – julukan Arsenal, maka West Ham menahan skuad asuhan Arsene Wenger itu untuk menempel Spurs dan Leicester City dalam top two Premier League. Gap poin Arsenal dengan Leicester pun bisa jadi tidak lagi 11, bahkan bisa 14 poin. Sedangkan bagi Mark Noble dkk, tiga angka mengantar mereka bersaing ke zona Liga Champions.

Rekor unbeaten di Upton Park dalam 13 laga selama 230 hari dijadikan Bilic sebagai pelindung serangan Laurent Koscielny dkk. Selain itu, modal kemenangan dua gol tanpa balas di Emirates pada awal musim lalu (9/8) menjadi pengobar semangat anak buahnya. Pasalnya, bisa jadi hanya West Ham yang bisa men-double KO Arsenal musim ini.

Dikutip dari situs resmi klub, Bilic tidak mau berpatokan dengan kemenangan di Emirates lalu. ''Itu sudah lama terjadi, antara kami dan Arsenal pun sama-sama sudah berubah. Rekor itu hanya untuk menegakkan kepala kami. Ingat, Arsenal sekarang lebih punya kecepatan disertai skill rata-rata, paling bahaya pada awal-awal laga,'' ulas mantan pelatih timnas Kroasia itu.

Dibatalkannya kartu merah Cheikhou Kouyate melegakan Bilic. Karena, dirinya bisa bermain dengan kekuatan utamanya. Kouyate kembali jadi tembok penahan di depan back four bersama Noble sebagai poros ganda. Ingat, bermain di kandang sendiri West Ham selalu menyulitkan tim lawan untuk mencetak gol.

Dari sepuluh laga home terakhir, hanya enam gol yang merobek gawang West Ham. Atau, per game-nya hanya kebobolan 0,6. West Ham tinggal menunggu ledakan-ledakan dari Dimitri Payet yang seringkali menjadi pembeda. Berbeda dengan West Ham yang perkasa di Upton Park, Arsenal malah angin-anginan di laga tandang.

Hanya bisa 25 persen memenangi laga tandang bukanlah bekal yang bagus untuk mengejar Leicester di puncak klasemen Premier League. ''Dan saya bisa menyebut pertandingan melawan West Ham ini seperti batu loncatan tertinggi kami,'' sebut Wenger, sebagaimana yang dikutip dari The Independent.

Untungnya, Petr Cech sudah kembali ke starting eleven Arsenal setelah pulih dari cedera betis. Meski demikian, Wenger menganggap bukan Payet saja yang bisa menjadi pembunuh mimpi klubnya mengakhiri Premier League musim ini di posisi top two, atau bahkan menjadi juara. Wenger menyebut kekuatan West Ham merata.

Payet, Kouyate, Noble dan Manuel Lanzini disebut Wenger sebagai pembeda di tim West Ham. ''Lihatlah dari kualitas personal pemainnya. Secara individu, West Ham punya gelandang yang bagus, lalu penyerang-penyerangnya pun juga menakutkan. Lini belakangnya juga cukup solid. Apalagi nanti mereka bermain di kandangnya sendiri,'' ulas pelatih berkebangsaan Prancis itu.

Wenger pun menegaskan, pasca memenangi dua laga Premier League dengan cleansheet (lawan Everton 2-0 (19/3) dan Watford 4-0 (2/4) menjadi sinyal bahwa Arsenal sudah keluar dari krisis. ''Kami yakin bisa melepaskan diri dari periode sulit ini, dan mengakhiri musim di posisi teratas,'' klaim Wenger. (ren)

Berita Terkait