Ada Proyek Siluman di DPRD

Ada Proyek Siluman di DPRD

  Kamis, 25 February 2016 08:14
PROYEK SILUMAN: Halaman DPRD Kabupaten Kayong Utara saat ini sedang berlangsung proyek pembangunan. Sayangnya pengerjaan tersebut tak dilengkapi pelang surat perintah pembagunan, sehingga dianggap proyek siluman. ISTIMEWA

Berita Terkait

SUKADANA – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kayong Utara, Haripin, kembali dibuat berang. Dia mempertanyakan kegiatan pembangunan yang saat ini sedang berlangsung di halaman Gedung DPRD Kabupaten Kayong Utara.

Dia mempersoalkannya lantaran proyek pembangunan tersebut tak disertakan dengan pelang kegiatan. Padahal, menurut dia, seharusnya, setiap proyek pemerintahan harus selalu disertakan dengan pelang kegiatan yang berisi surat perintah kerja (SPK), untuk pelaksana yang dikeluarkan oleh salah satu instansi. Ketiadaan papan nama tersebut, ditegaskan dia, bisa dikatakan sebagai proyek siluman.

“Pelang nama kegiatan yang dikeluarkan dan atas perintah dari dinas mana, tidak ada. Kenapa di halaman Kantor DPRD ini sudah ada kegiatan pembangunan? Ini petunjuk dari mana? Kalau memang ini sudah boleh, Bupati, Kepala Dinas, tentunya sudah memberikan perintah,” ungkap Haripin, Rabu (24/2) di Gedung DPRD.

Menurut Haripin, jika memang sudah ada perintah dari Pemerintah Daerah, tentunya tidak hanya pembangunan yang di halaman Gedung DPRD saja yang dilaksanakan. Tetapi, dia menambahkan, pada kenyataannya, hingga saat ini belum ada kegiatan pembangunan yang dilaksanakan di Kayong Utara. Dia menyayangkan lantaran masyarakat hanya mengetahui bahwa di depan Gedung DPRD sudah melaksanakan kegiatan pembangunan. Sementara, dia mengungkapkan, di sisi lain DPRD merupakan sebuah lembaga yang menjadi garda terdepan dalam suatu kegiatan pembangunan.

“Kalau memang ini termasuk APBD, harusnya ada papan pelang. Dan kami juga akan sangat berterima kasih sekali jika memang itu benar. Dan kalau memang benar dari APBD, ini akan menjadi pertanyaan, atas perintah dinas mana ini? Ini harus jelas, karena saat ini banyak para kontraktor yang masih menunggu kapan proyek sudah bisa dilaksanakan?” kata sosok legislator yang memang terkenal vokal tersebut.

Menurut dia, ini bisa saja dikatakan proyek siluman. Dia tidak mau tahu, apakah yang memiliki kegiatan tersebut merupakan rekannya di DPRD. Saat ini, dia berjanji akan segera meminta kepada instansi terkait untuk menginformasi kegiatan-kegiatan pembangunan apa saja yang akan dilakukan Pemerintah Daerah.

“Saya dari kemarin sudah memperingatkan pihak kerja untuk memasang pelang nama kegiatan. Depan Kantor DPRD ini bukan merupakan sebuah tanggang darurat keadaannya. Masih banyak fasilitas DPRD KKU (Kayong Utara) lainnya yang lebih memerlukan perhatian. Daripada membelanjakan untuk halaman Kantor DPRD, lebih baik membelikan laptop atau printer yang saat ini masih kurang,” kata Haripin. (dan)

 

Berita Terkait