96 Polisi Ikut Mapping Psikologi

96 Polisi Ikut Mapping Psikologi

  Sabtu, 24 September 2016 10:04
PSIKOTES: Para peserta Anggota dan Perwira Polres Mempawah mengikuti psikotes.

Berita Terkait

BAGIAN Psikologi Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan mapping psikologi bagi calon pemegang senjata api organik. Sebanyak 96 peserta terdiri dari Anggota dan Perwira dilingkungan Polres Mempawah, belum lama ini di Ruang Rupatama Mapolres Mempawah.

“Psikotes ini diperuntukan bagi anggota kepolisian sebelum memegang senjata api organik. Jadi sebelum diberikan senjata, anggota (polisi) terlebih dahulu harus lulus tes,” terang Bagian Psikologi Biro SDM Polda Kalbar, AKP Margus, M.Psi.

Psikotes tersebut, imbuh Margus sangat penting bagi setiap anggota kepolisian yang akan memegang senjata api. Agar, senjata api yang diberikan oleh lembaga kepolisian itu tidak disalahgunakan oleh si pemegangnya.

“Kita sangat selektif dalam menetapkan setiap anggota yang berhak memegang senjata api. Tujuannya, agar senjata api tersebut digunakan dengan baik untuk kepentingan tugas kepolisian. Kita tidak ingin ada anggota (polisi) yang menyalahgunakan senjata api tersebut,” tegasnya.

Terkait hasil psikotes, Margus belum dapat mengungkapkan. Sebab, pihaknya masih melakukan penilaian terhadap hasil tes yang telah dilaksanakan. Setelah semua penilaian rampung, maka hasil psikotes akan diumumkan.

“Tim masih melakukan penilaian dan kajian terhadap tes. Nanti setelah keluar hasilnya akan kita sampaikan kepada Polres Mempawah,” tutupnya.(wah)

Berita Terkait