96 Orang Tewas di Jalan Raya

96 Orang Tewas di Jalan Raya

  Kamis, 20 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

PONTIANAK - Kecelakaan lalu lintas terus memakan korban jiwa. Satu demi satu pengguna jalan menjadi korban dan pelaku. Tercatat dari Januari hingga Oktober 513 kasus kecelakaan di jalan raya.

Dari 513 kasus tersebut, 96 orang yang terdiri dari korban dan pelaku meninggal dunia, 286 orang luka berat dan 364 orang mengalami luka ringan.

Data Satlantas Polresta Pontianak, kecelakaan melibatkan semua pekerjaan, diantaranya pegawai negeri sipil tercatat sebanyak 28 orang menjadi pelaku diantaranya satu orang meninggal dunia, 11 orang luka berat dan 16 orang luka ringan.

Sementara PNS yang menjadi korban sebanyak 35 orang, dua orang meninggal dunia, 13 orang mengalami luka berat dan 19 orang mengalami luka ringan.

TNI dan Polri tercatat terlibat kecelakaan. Dari sisi pelaku terdapat 22 orang, dua orang meninggal dunia, sepuluh luka berat dan sepuluh luka ringan. Sementara yang menjadi korban sebanyak 28 orang, empat orang meninggal dunia, 14 orang luka berat dan sepuluh orang luka ringan.

Sementara dari karyawan tercatat 26 orang yang terlibat sebagai pelaku diantaranya 39 orang meninggal dunia, 100 orang luka berat dan 121 orang mengalami luka ringan. Karyawan sebagai korban sebanyak 324 orang, 49 orang meninggal dunia, 122 orang luka berat, dan 153 orang mengalami luka ringan. 

Dalam kasus kecelakaan, pelajar yang sesuai aturan tidak boleh menggunakan kendaraan juga tercatat terlibat kecelakaan. Data kepolisian ada 94 pelajar yang menjadi pelaku, sepuluh orang meninggal dunia, 38 pelajar luka berat dan 46 pelajar mengalami luka ringan.

Pelajar yang menjadi korban sebanyak 183 orang, 14 pelajar meninggal dunia, 67 pelajar luka berat dan 102 pelajar mengalami luka ringan. Sementara pelaku mahasiswa sebanyak 40 orang, dua orang meninggal dunia,  16 orang luka berat dan 22 orang luka ringan. Mahasiswa yang menjadi korban sebanyak 44 orang, satu orang meninggal dunia, 18 orang luka berat dan 25 orang luka ringan.

Sementara kasus kecelakaan dengan pekerjaan lainnya terjadi dengan jumlah pelaku sebanyak 54 orang, enam orang meninggal dunia, 25 orang luka berat, 23 orang luka ringan. Sementara yang menjadi korban sebanyak 144 orang, 22 orang meninggal dunia, 50 orang luka berat dan 72 orang luka ringan.

Kasat Lantas Polresta Pontianak, Kompol Wahyu Jati Wibowo mengatakan, ada banyak faktor penyebab terjadinya kecelakaan diantaranya disebabkan kelalaian pengemudi dan pengendaranya. 

Menurut dia, kelalaian pengemudi maupun pengendara itu didukung oleh faktor lainnya, seperti kondisi jalan, cuaca, kendaraan hingga ketataan aturan berlalu lintas yang masih kurang disadari. "Contoh di perempatan lampu merah, sudah jelas rambu-rambu berhenti masih ada pengendara yang nyelonong lewat," kata Wahyu, Rabu (19/10). 

Dia melanjutkan, seperti kasus kecelakaan yang melibatkan pelajar. Pada pasal 281 Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sudah jelas sanksi pidana namun masih kerap ditemukan pelajar menggunakaan kendaraan. 

"Disini perlunya kesadaran semua pihak. Bahwa keselamatan berlalu lintas itu bukan hanya menjadi tanggungjawab polisi tapi menjadi tanggungjawab bersama," ucapnya. 

Bicara soal kesadaran, lanjut dia, untuk menekan tingkat kecelakan yang terus terjadi, maka dibutuhkan kesadaran bersama. Mulailah dari tertib berlalu lintas hingga saling menghargai sesama pengguna jalan. 

"Ada dua ruas jalan yang masuk kategori rawan kecelakaan, yakni Jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara dan Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Ambawang, Kubu Raya. Dua ruas jalan ini tingkat dan fatalitas kecelakaannya sangat tinggi," terangnya. (adg) 

Angka Kecelakaan 

* Januari-Oktober 2016 ada 513 kasus kecelakaan di jalan raya; dengan rincian:

- Meninggal     : 96 orang 

- Luka berat    : 286 orang 

- Luka ringan    : 364 orang 

Latar belakang pekerjaan

* Pelaku PNS sebanyak 28 orang; diantaranya satu orang meninggal dunia, 11 orang luka berat, dan 16 orang luka ringan.

* Korban PNS sebanyak 35 orang; diantarnya dua orang meninggal dunia, 13 orang luka berat, dan 19 orang luka ringan.

* Pelaku TNI-Polri tercatat 22 orang; dengan dua orang meninggal dunia, 10 luka berat, dan 10 luka ringan.

* Korban TNI-Polri tercatat 28 orang; dengan 4 orang meninggal dunia, 14 orang luka berat, dan 10 orang luka ringan.

* Pelaku karyawan tercatat 26 orang; dengan 39 orang meninggal dunia, 100 orang luka berat, dan 121 orang luka ringan. 

* Korban karyawan tercatat 324 orang; dengan 49 orang meninggal dunia, 122 orang luka berat, dan 153 orang luka ringan. 

* Pelaku pelajar tercatat 94 pelajar; dengan 10 orang meninggal dunia, 38 orang luka berat, dan 46 pelajar luka ringan.

* Korban pelajar sebanyak 183 orang; dengan 14 orang meninggal dunia, 67 orang luka berat, dan 102 orang luka ringan. 

* Pelaku mahasiswa sebanyak 40 orang; dengan dua orang meninggal dunia, 16 orang luka berat, dan 22 orang luka ringan. 

* Korban mahasiswa sebanyak 44 orang; dengan satu orang meninggal dunia, 18 orang luka berat, dan 25 orang luka ringan.

* Pelaku pekerjaan lainnya 54 orang; dengan enam orang meninggal dunia, 25 orang luka berat, 23 orang luka ringan. 

* Korban pekerjaan lainnya sebanyak 144 orang; dengan 22 orang meninggal dunia, 50 orang luka berat, dan 72 orang luka ringan.

Berita Terkait