9 Poin Untuk 2 Besar

9 Poin Untuk 2 Besar

  Senin, 2 May 2016 09:30
Stephen El Shaarawy dan Leonardo Pavoletti

Berita Terkait

GENOA – Lawatan AS Roma ke Luigi Ferraris, kandang Genoa, dinihari nanti memberikan atmosfer menantang bagi pasukan ibukota tersebut.Sebab, mereka dituntut untuk bisa meraih poin penuh demi menjaga asa peringkat runner up di akhir musim nanti.

Pasca menang 1-0 di Olimpico pekan lalu (25/4), jarak Roma dengan Napoli yang ada di peringkat kedua, alias zona lolos otomatis Liga Champions, hanyalah dua poin (73-71) dengan tiga pekan tersisa.Gap ini pun membuat Roma semakin percaya diri untuk bisa menggeser Napoli. ”Yang jelas, kami harus bisa mempertahankan keyakinan ini ketika menghadapi Genoa di Luigi Ferraris,” kata allenatore Luciano Spalletti, seperti dilansir La Gazzetta dello Sport.

Winger Roma Diego Perotti menambahkan, target Il Lupi, sebutan Roma, adalah mengumpulkan sembilan poin, alias menang di tiga giornata.”Selain itu, kami pun harus menunggu mereka untuk membuat kesalahan,” kata Perotti kepada Roma Match Programme.

Menilik jadwal Napoli diakhir musim, lawatan ke Turin, kandang Torino (8/5), bisa menjadi batu sandungan dengan satu poin yang bisa dibawah pulang oleh Il Partenopei, sebutan Napoli.Sebab, dalam lima pertandingan terakhir, Torino hanya mendapat dua kekalahan. Kedua tim pun diprediksi bakal mendulang poin sama.

Kalau itu terjadi, sesuai aturan liga, maka yang pertama dilihat adalah head to head musim ini. Untuk hal itu, Roma bisa dibilang unggul karena mereka menang berbanding hasil imbang 0-0 di San Paolo (13/12).”Karena itu, jika mereka sampai terpeleset, kami harus siap untuk berada disana,” beber pemain 27 tahun itu.

Menilik dominasi Roma yang hanya kalah tujuh dari 21 pertemuan, ditambah dengan performa mereka yang belum kalah dalam 14 laga terakhir, seharusnya Roma tidak akan kesulitan dalam meraup angkah penuh di Luigi Ferraris.    Namun, kendala muncul karena Spalletti tidak bisa menurunkan playmaker Miralem Pjanic yang terkena akumulasi kartu kuning, serta fullback Alessandro Florenzi yang bermasalah dengan bagian flexor di kaki kirinya.

Hingga 35 laga, Pjanic menjadi kreator permainan Roma dengan 84,5 persen passing perlaga, dan 2,3 keypass di setiap laga.Sementara Florenzi sendiri adalah bek yang kuat dalam bertahan, namun juga cepat ketika naik membantu serangan ”Kondisi Florenzi sendiri masih 90 persen karena rasa sakit di flexor-nya belum reda,” tutur Spalletti seperti dilansir Football Italia.

Perubahan komposisi jelas bakal dilakukan oleh allenatore 57 tahun tersebut. Namun, yang paling menarik adalah kans Kevin Strootman untuk kembali menjadi starter pasca operasi lutut yang dilakukan September tahun lalu.Sepanjang musim ini, Strootman baru turun ketika Giallorossi, julukan lain Roma, menang 5-0 dar Palermo (21/2), dan 2-1 kontra Udinese dengan total 13 menit durasi bermain.

”Besok (dinihari) Strootman bakal menunjukkan mengapa dia adalah Strootman,” yakin Spalletti kembali.Kemudian di sektor tridente, Spalletti masih mengandalkan kepada Stephan El Shaarawy, Mohamed Salah, dan Perotti.    Ini berarti untuk ketiga kalinya pasca seri 3-3 kontra Atalanta (17/4) Edin Dzeko tidak lagi menjadi pilihan utama Spalletti. Adapun kala menghadapi Napoli, striker Bosnia-Herzegovina itu sama sekali tidak dimainkan.

”Aku mengatakan kepada Dzeko apa yang aku inginkan darinya,” papar Spalletti. ”Jika aku membutuhkannya, aku pasti memakainya, cepat atau lambat. Yang harus dia lakukan adalah selalu berada dalam kondisi siap dan menunjukkan kualitasnya kala momen itu tiba,” tutur eks arsitek Udinese dan Zenit St. Petersburg tersebut.

Terpisah, Napoli tentu ingin segera bangkit sekaligus mengamankan posisinya dari tekanan Roma.Dilansir dari La Citta Di Salerno, pelatih Maurizio Sarri bakal memasang Lorenzo Insigne sebagai starter bersama dengan Jose Callejon dan Gonzalo Higuain setelah dua laga sebelumnya kontra Bologna (19/4) dan Roma hanya menjadi cadangan.Masuknya Insigne tentu untuk semakin menajamkan daya geedor Napoli. Karena penyerang 24 tahun itu bersama Higuain Callejon, adalah topscorer utama Napoli dengan torehan 57 gol di semua ajang. Atau 58 persen dari total gol Napoli (98). (apu

Berita Terkait