612 Tatung Siap Beraksi ,Hari Ini Puncak Perayaan Cap Go Meh 2567

612 Tatung Siap Beraksi ,Hari Ini Puncak Perayaan Cap Go Meh 2567

  Senin, 22 February 2016 10:05
AKSI TATUNG : Sejumlah tatung mendatangi beberapa Vihara yang ada di Singkawang dan berakhir di Vihara Tri Dharma Bumi Raya untuk meminta izin serta restu kepada dewa agar saat Cap Go Meh berjalan lancar, Minggu (21/2). Terlihat aksi salah satu tatung sebelum masuk ke Vihara. MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINGKAWANG - Sehari sebelum puncak perayaan Cap Go Meh 2567, dari pagi hingga sore ratusan tatung mulai turun berkeliling kota melaksanakan ritual bersih-bersih jalan dan sembahyang pekong. Salah satu pekong atau vihara yang wajib dikunjungi yaitu Vihara Tri Dharma Bumi Raya Pusat Kota Singkawang, Minggu (21/2).

Suasana magis dan sakral begitu terasa di sekitar vihara tertua di Kota Singkawang ini. Tatung-tatung berdatangan silih berganti menjalani sembahyang pekong. Sebelum datang dan pergi, di depan pekong mereka juga menampilkan beragam atraksi. Aroma dupa menyengat bersama riuh tabuhan gendang mengiringi aksi para tatung.Setelah itu, mereka diarak dengan tandu yang dilengkapi bilah-bilah parang dan senjata tajam lainnya. Aktivitas yang berlangsung di setiap ruas jalan kota ini pun sempat membuat kemacetan di beberapa tempat. Areal vihara ditutup untuk kendaraan.

Menjelang sore kerumunan warga kian ramai demi menyaksikan atraksi para tatung. Terlihat pula para wisatawan baik lokal maupun mancanegara ikut menonton. Tak ingin kehilangan momen masing-masing dari mereka berusaha mengabadikan gambar baik dengan kamera ponsel maupuan DSLR.Ritual tersebut merupakan ritual bersih-bersih jalan kota yang akan dilalui pawai tatung pada puncak perayaan Cap Go Meh, Senin (22/2) hari ini. Prosesi ini bermakna untuk mengusir roh-roh jahat atau tolak bala. Melalui ritual ini jalan-jalan yang akan dilalui dipastikan harus terbebas dari hal-hal negatif.

Sekretaris Panitia Cap Go Meh 2016 Sumberanto Tjitra mengungkapkan, tahun ini ada sebanyak 612 tatung yang mendaftar untuk ikut serta. Terjadi peningkatan dibanding tahun lalu yang hanya sekitar 400 tatung saja. Namun dari jumlah tersebut dia belum bisa memastikan berapa tatung yang turun hari ini.. “Jumlahnya bisa saja bertambah atau berkurang, karena hubungannya dengan roh dewa yang merasuki tatung,” ucapnya.

Terkait jalannya acara pawai tatung hari ini, dia mengatakan akan dimulai sekitar pukul 07.00. Rutenya mengambil titik start di Jalan Kalimantan menuju Jalan Setia Budi yang telah didirikan Panggung Kehormatan. “Di depan panggung ada atraksi seperti biasa dan tidak terlalu lama,” katanya.Setelah melewati panggung peserta pawai akan diarahkan ke Jalan Bawal, Jalan Niaga, dan berakhir di perempatan tugu naga tepat di mana posisi Altar didirikan. “Info terakhir acara akan dibuka Menteri Pariwisata Arief Yahya tapi belum pasti juga, yang jelas dari Pemprov, Wagub Kalbar Christiandy Sanjaya dipastikan hadir,” jelasnya saat dihubungi, Minggu (21/2) sore.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemasaran Disbudparpora Kota Singkawang Supardiana mengatakan pejabat yang dipastikan hadir dari Kementerian Pariwisata, di antaranya Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuty beserta Asisten Deputi, dan Kabiro Kementerian Pariwisata. Untuk kursi VIP yang disiapkan di Panggung Kehormatan ada sebanyak 600 buah.

“Agendanya sebelum acara, para pejabat berkumpul di Kantor Pemkot Singkawang, kemudian berangkat sama-sama ke Panggung Kehormatan menyaksikan Cap Go Meh. Usai Cap Go Meh, makan siang bersama di Rumah Makan Marga Chia,” terangnya kemarin.Kasat Lantas Polres Singkawang Iptu Fauzan menambahkan, untuk pengalihan arus, selama pawai berlangsung Jalan Jenderal Sudirman hingga lampu merah Pasar Roban akan di tutup. Kendaraan dari Bengkayang yang akan ke Pontianak diarahkan ke Jalan KS Tubun. Kemudian kendaraan dari Bengkayang ke Sambas, akan menggunakan Jalan Veteran, MAN Model ataupun Brigif. “Tapi untuk kendaraan roda enam, dilarang melewati Brigif,” terangnya.

Penutupan jalan juga dilakukan di perempatan Sekip Lama dan Jalan Merdeka atau pen tepatnya di depan Toko Manila. Sehingga kendaraan dari Jalan Yos Sudarso ke arah pasar. Dialihkan ke Jalan Masjid ke Jembatan Agen 2. Kemudian kendaraan dari Jalan Syafiudin, dilarang menuju ke Jalan Diponegoro dan diarahkan ke Jalan Hermansyah. Juga kendaraan dari Hotel Mahkota, akan diarahkan ke Jalan Hermansyah. Lantaran, Jalan Diponegoro (Pasar) sampai Jalan Budi Utomo, digunakan untuk tamu VIP.

Cap Go Meh atau Yuan Xiaojie dalam bahasa Tionghoa jatuh setiap tanggal 15 bulan pertama tahun Imlek. Menurut tradisi rakyat Tiongkok, sehabis Cap Go Meh, maka berakhirlah seluruh perayaan Tahun Baru Imlek.Cap Go Meh juga disebut Yuanxi, Yuanye atau Shang Yuanjie dalam bahasa Tionghoa. Malam Cap Go Meh adalah malam pertama bulan purnama setiap tahun baru. (bar)

Berita Terkait