5 Paslon Bertarung

5 Paslon Bertarung

  Kamis, 29 September 2016 09:30

Berita Terkait

SINGKAWANG—Sedikitnya lima bakal calon walikota dan wakil walikota akan bertarung dalam perebutan kursi di lembaga eksekutif pemerintahan kota Singkawang, Kalimantan Barat.

 
Kelima kandidat ini sudah siap bertarung habis-habisan guna mendapat dukungan suara masyarakat. Tetapi sekarang ini para kandiat masih mengikuti tahapan dan persyaratan sesuai mekanisme yang di atur dalam peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kota Singkawang.

Lima bakal paslon yang akan memperebutkan kursi orang nomor satu di lembaga eksekutif ini, antara lain paslon perseorangan Andi Syarif-Nurmansyah (An-Nur) dan Morses Ahie - Amir Fatah (Maaf). Sedangkan paslon jalur partai politik Tjhai Chui Mie – Irwan (Chair), Abdul Muthalib – Muhammadin (AM) dan Tjhai Nyit Khim (Malika) - H. Suriyadi (Mas).
“Ada lima kandidat paslon yang sudah mendaftar sebagai bakal calon Walikota dan Wakil Walikota. Mereka akan melaksanakan tahapan dan persyaratan yang harus di lalui sesuai mekanisme peraturan Komisi Pemilihan Umum,” ucap Ketua KPU Kota Singkawang Ramdan, Rabu (28/9) kepada media ini.
Dia mengatakan lima bakal paslon yang telah mendaftar di KPU Kota Singkawang, kini sudah selesai mengikuti tes wawacara, test kesehatan jiwa dan psikologis, test narkoba dari kesemua pasangan bakal calon. Hasil tahapan dan persyaratan tersebut sudah di terima oleh KPU Provinsi, Kalimantan Barat.
Ia menuturkan setelah tahapan dan persyaratan dilalui oleh pasangan bakal calon, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan sidang pleno guna mengambil keputusan tentang pengumuman hasil test kesehatan tersebut. Setelah itu seluruh bakal calon akan di undang guna menyaksikan hasil test kesehatan tersebut. Jika tidak ada kendala ini akan diumumkan secepatnya pada, Jumat (30/9) di Kantor KPU Kota Singkawang.
 “Jika hasil test kesehatan ini sudah diumumkan. Selanjutnya pasangan bakal calon akan mengikuti tahapan dan persyaratan berikutnya. Karena masih ada beberapa tahapan yang harus di lalui sampai dengan penetapan bakal calon menjadi calon Walikota dan Wakil Walikota Singkawang,” imbuhnya.
Sementara itu Ketua Ikatan Pedagang Buah Kaki Lima (IPBKL) Kota Singkawang Dedy menilai perkembangan konstalasi politik sejauh ini belum tampak antusias dari masyarakat. Ini karena paslon baru selesai memasuki tahapan bakal calon, setelah melakukan pendaftaran di Kantor KPU Kota Singkawang.
“Situasi politik sekarang berjalan aman dan terkendalai. Tidak ada pergulatan politik yang terjadi dalam lingkungan masyarakat. Semua berjalan dengan baik dan diharapkan kondisi ini bisa terjaga kondusif sampai pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Singkawang berlangsung,” terangnya di temui media ini.
Dia menyampaikan kepada para kandidat bakal calon agar bisa memastikan situasi politik berjalan aman dan terkendali dengan baik. Dikarenakan setiap pergantian kekuasaan, biasanya terjadi pergolakan yang dapat memicu keresahan di lingkungan masyarakat. Hal tersebut dikatakannya jangan sampai terjadi, karena dapat merugikan masyarakat itu sendiri.
Ia mengharapkan kepada paslon harus bisa mengendalikan masa pendukung pada saat pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Singkawang. Yakni menjaga situasi politik dalam keadaan kondusif di saat menlancarkan strategi politik kepada masyarakat. Jika hal tersebut bisa dilakukan, maka pesta demokrasi akan berjalan baik sesuai dengan harapan masyarakat Kota Singkawang.
 “Jika kandidat ingin menjadi pemenang, tim paslon harus bisa meyakinkan masyarakat. Bahwa paslon yang akan digadang benar-benar layak menjadi Walikota dan Wakil Walikota Singkawang. Tetapi seluruh bakal calon harus mampu menawarkan ide perbaikan, gagasan pembaharuan dan program pembangunan kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia menyampaikan dengan adanya ide perbaikan, gagasan pembaharuan dan program pembangunan kepada masyarakat lima tahun mendatang. Ini akan membuat masyarakat lebih simpatik dan akan menggunakan hak suaranya untuk menentukan bakal calon yang akan menjadi Walikota dan Wakil Walikota Singkawang Periode 2017-2022.
“Saya yakin masyarakat kita sudah cerdas dalam menentukan pilihan. Jadi, para kandidat harus bisa melakukan perbaikan, pembahuran dan menawarkan program pembangunan yang tepat sasaran. Yakni sesuai dengan keinginan masyarakat yang akan menentukan pilihan Walikota dan Wakil Walikota Singkawang lima tahun kedepan,” tutup Ketua IPBKL Kota Singkawang. (irn)
 

Berita Terkait