5 Lokasi Duit Rp8,407 Miliar

5 Lokasi Duit Rp8,407 Miliar

  Rabu, 26 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

Dari Mobil Mewah Hingga Semak Belukar

SANGGAU-Selama ini sejumlah pihak dibuat penasaran dengan tempat menyimpan uang senilai Rp8,407 milyar yang digelapkan oleh tersangka atas nama Silvianus Pitus, bendaharawan KUD Tut Wuri Handayani di Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau. Polisi akhirnya membeberkan tempat-tempat tersebut.

Sempat simpang siur, polisi akhirnya mengungkap tempat yang digunakan Silvianus Pitus menyimpan uang milik koperasi yang digelapkannya. Rabu (24/10) kemarin, melalui siaran pers, Kapolres Sanggau, AKBP Donny Charles Go membukanya secara terang benderang dihadapan sejumlah media.

Selain uang senilai Rp2,101 miliar yang berada di dalam mobil fortuner KB 761 D yang dikemudiakan tersangka. Masih ada tempat lain untuk menyembunyikan sisa uang tersebut diantaranya di mobil rekan tersangka, di dalam jok motor, di dalam rumah tersangka dan disemak belukar yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya.

“Berarti ada 5 tempat terpisah setelah uang milik enam ribuan petani diambil dari salah satu bank yang ada di Kota Sanggau. Proses pemindahannya cukup singkat, tidak sampai lebih dari dua jam,” ungkapnya.

Diakuinya, kepolisian sempat sedikit sulit menemukan sisa uang Rp1,4 miliar yang disimpan disemak-semak tersebut. Setelah melalui interogasi yang cukup panjang terhadap tersangka akhirnya diakui oleh yang bersangkutan tempat penyimpanan uang tersebut.

“Jadi kejadian itu Senin, uang yang terakhir ditemukan itu nilainya Rp1,4 miliar. Itu dia simpan disemak-semak belukar tidak jauh dari belakang rumahnya. Dia mau mengaku pun setelah terus didesak oleh anggota,” katanya.

Dengan penemuan sisa Rp1,4 miliar ini, jumlah fisik uang yang bisa diselamatkan Rp8,301 miliar. Ada uang sekira Rp106 juta yang diperkirakan hangus terbakar. Barang bukti yang terbakar ini juga sudah kami ambil untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Dia memberikan apresiasi kepada semua tim yang sudah bekerja dengan cepat, cermat dan tepat dalam mengungkap dugaan kasus penggelapan terbesar sejauh ini yang terjadi di Kabupaten Sanggau.  

“Saya acungkan jempol untuk para anggota yang berhasil mengungkap kasus ini. Kerja mereka saya kira luar biasa dan saya tahu mereka bekerja siang malam meskipun lelah. Saya berterima kasih kepada mereka,” ujarnya. (sgg)

 

Berita Terkait