40 Penggiat Antinarkoba Dapat Bimtek P4GN

40 Penggiat Antinarkoba Dapat Bimtek P4GN

  Kamis, 24 March 2016 19:04
BIMTEK: BNNP Kalbar saat memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada 40 penggiat anti narkoba di aula Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Kalbar. FOTO IST

Berita Terkait

STRATEGI sosialisasi program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) ditengah-tengah masyarakat terus digencarkan oleh Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat.

Salah satu strategi BNNP di tahun 2016 yaitu memberikan bimbingan teknis kepada 40 penggiat anti narkoba di aula Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi Kalbar, Rabu (23/3) kemarin. Kegiatan ini mengusung tema Bimbingan Teknis Bidang P4GN Lingkungan Kerja/Masyarakat dihadiri oleh Kepala Bidang Pencegahan BNNP Kalbar, Isnawati SSos MSi, Yunitasari SSos, MP Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan 40 peserta penggiat antinarkoba.

Kepala Bidang Pencegahan BNNP Kalbar, Isnawati mengatakan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada 40 penggiat antinarkoba merupakan salah satu program BNNP di 2016 yang merupakan tindak lanjut dari program 2015. Akan tetapi untuk 2016, BNNP lebih memperhatikan skil dan keterampilan mereka. Karena menurutnya, di 2015 peserta penggiat antinarkoba sudah dibekali dengan berbagai materi, baik itu melalui seminar, workshop dan FGD, sehingga di 2016 ini kami ingin melihat hasilnya. “2016 ini BNNP ingin melihat aktion mereka,” ucapnya. Ia juga menjelaskan, dengan strategi seperti ini diharapkan para anti penggiat antinarkoba bisa lebih mandiri. Mereka bisa membuat kegiatan, merencakan kegiatan, dan belajar membuat laporan hasil kegiatan mereka sendiri, sehingga keberadaan penggiat antinarkoba lebih efektif dan efisien.

Isnawati menambahkan, 40 para penggiat antinarkoba ini berasal dari berbagai lapisan masyarakat yang selama ini telah diberikan berbagai materi. Diantaranya, dari lingkungan kerja yang terdiri dari Dinsos, Dinkes, Telkomsel, BP3 AKB, dan Kesbangpol. Dari lingkungan pendidikan terdiri dari MIPA Untan, STIE, UMP, IKIP PGRI. Dari kelompok masyarakat terdiri dari Kampung Dalam Bugis, Kelurahan Tanjung Hulu, Tanjung Hulu, TPPNBM, Kelurahan Tanjung Hilir, Tanjung Hilir, RBM Khatulistiwa. Dari Satgas anti narkoba terdiri dari Desa Lingga, Desa Korek, Desa Durian, Ampera Raya, Ambawang Kuala dan Jawa Tengah. Sedengakan dari LSM terdiri dari AMI. “Kami berharap dengan strategi ini dapat menurunkan angka pemakai narkoba di Kalbar,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat, Yunitasari. Dikatakannya, kegiatan bimbingan teknis ini merupakan salah satu strategi BNNP di 2016. Karena dengan bimbingan teknis tersebut, para penggiat antinarkoba ini akan dilatih dalam membuat kegiatan, merencanakan, dan melaporkan hasil kegiatan. Sehingga kedepaannya, BNNP bisa melihat keberhsilan para penggiat antinarkoba di lapangan. “Mereka akan terus diberi bimbingan oleh BNNP samapai mereka benar-benar bisa mensosialisasikan P4GN di masyarakat,” pungkasnya. (pms/ser)

Berita Terkait