4 Tiang Listrik Roboh, Mobil Tak Bisa Lewat

4 Tiang Listrik Roboh, Mobil Tak Bisa Lewat

  Jumat, 7 Oktober 2016 09:30
TUMBANG: petugas sedang memperbaiki tiang listrik yang tumbang di Jalan Bardanadi, Mempawah. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

MEMPAWAH- Untuk kesekian kalinya tiang TM milik PT PLN Rayon Mempawah roboh. Kali ini, empat tiang TM tumbang di Jalan Bardanadi, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Mempawah Timur, Kamis (6/10) pagi. Akibatnya, akses jalan yang menghubungkan Kelurahan Pasir Wan Salim-Desa Antibar itu tak bisa dilalui kendaraan.

Menurut warga, tumbangnya tiang TM milik PT PLN Rayon Mempawah itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB pagi. Ketika itu angin dan hujan deras menerjang wilayah Kelurahan Pasir Wan Salim dan sekitarnya. Diduga terpaan angin dan hujan itulah yang akhirnya menyebabkan tiang TM tumbang dan menutupi Jalan Bardanadi di Desa Pasir Panjang.

“Awalnya hanya ada dua tiang yang tumbang. Namun, pada pagi harinya dua tiang juga ikut tumbang. Mungkin akibat tidak kuat menahan beban kabel dari dua tiang yang sudah tumbang lebih dulu, makanya dua tiang lain ikut tumbang. Jadi total ada empat tiang yang tumbang di jalan,” terang warga setempat, Mohlis.

Empat tiang yang tumbang tersebut menutupi badan Jalan Bardanadi. Jalan yang selama ini menjadi tumpuan akses lalu lintas masyarakat diwilayah itu terpaksa tak bisa dilewati. Beruntung kejadian tiang tumbang itu berlangsung pada pagi hari, hingga tidak membahayakan keselamatan pengendara yang melintas di jalan tersebut.

“Andai saja tiang tumbang pada pagi hari, mungkin akan berbeda ceritanya. Sebab, jalan ini cukup padat dilewati masyarakat. Mengingat, Jalan Bardanadi ini akses penghubung antar Kelurahan Pasir Wan Salim dan Desa Antibar. Bahkan, ada satu mobil yang terjebak diantara tiaang tumbang,” paparnya.

Terkait tiang tumbang tersebut, dia menduga disebabkan faktor teknis. Sebab, pondasi tiang TM terbongkar dari tanah. Sedangkan kondisi tiang masih baru dan tidak mengalami rusakan. Makanya, dia memperkirakan ada kegagalan perhitungan teknis konstruksi pembangunan tiang TM tersebut.

“Pihak PLN harus lebih cermat dan teliti dalam membangun tiang listrik dilingkungan masyarakat. Karena, dampaknya sangat fatal jika tiang tumbang. Selain menghambat pelayanan listrik, bisa mencelakai masyarakat pengendara,” tukasnya.

Dikonfirmasi, Manager PLN Rayon Mempawah, Saut Manurung membenarkan 4 unit tiang TM miliknya tumbang di Jalan Bardanadi, Desa Pasir Panjang. Menurut Saut, tumbangnya tiang besi tersebut disebabkan faktor alam, hujan dan angin yang menerjang wilayah setempat pada subuh hari.

“Kita perkirakan akibat faktor alam. Angin dan hujan menyebabkan tiang tak kuat menahan beban kabel jaringan listrik. Ditambah lagi dengan konstur tanah yang kurang baik hingga tiang tumbang,” pendapatnya.

Meski demikian, Saut memastikan pihaknya telah menerjunkan para petugas untuk mengevakuasi tiang tumbang. Mengingat, posisi jaringan listrik dan tiang yang tumbang menutupi seluruh badan Jalan Bardanadi.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, kami langsung turun kelapangan. Saya sendiri yang memimpin petugas melakukan evakuasi tiang tumbang. Mudah-mudahan proses perbaikan berjalan lancar hingga seluruhnya bisa tuntas dalam waktu cepat. Untuk pelayanan listrik tidak ada pemadaman, karena bisa cover dari jaringan lain,” terangnya.(wah)

Berita Terkait