4 Paslon di Pilwako

4 Paslon di Pilwako

  Rabu, 26 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

HARI KURNIATHAMA/PONTIANAKPOST

NOMOR URUT: Pasangan calon walikota-wakil walikota memperlihatkan dalam rapat pleno yang digelar KPU Kota Singkawang, Selasa (25/10) kemarin.

 

 

Nomor Urut Dibagikan

SINGKAWANG-Setiap tahapan Pilkada pasti ada pengundian nomor urut untuk pasangan calon kepala daerah, yang beda hanya persepsi akan nomor itu sendiri, lalu apa makna nomor urut bagi masing-masing calon walikota-wakilkota Singkawang yang bertanding di Pilkada 2017.

Ruang pertemuan di hotel dangau kembali ramai Selasa (25/10) pagi, meski turun hujan. Para calon walikota-wakil walikota datang silih berganti diikuti para pendukungnya. Mereka ingin menyaksikan langsung pengambilan nomor urut bagi paslon.

Lewat pukul 09.00 wib, rapat pleno pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon walikota dan Wakil walikota Singkawang Tahun 2017 dimulai.

Acara dibuka Ketua KPU Singkawang Ramdan beserta seluruh anggota KPU, mereka berjejer di meja depan. Setelah acara dibuka lalu disampaikan aturan mainnya, dilanjutkan pengundian dipandu Soling, salah satu anggota KPU.

Suasana ruang ramai dengan dengan kicauan peserat. Diawali dengan pengambilan nomor antrian untuk pengambilan nomor urut. Ada dua kota disiapkan, kotak transparan kaca kecil dan besar. Disaksikan Panwas Kota Kecamatan, pertama-tama seluruh calon wakil walikota diminta mengambil nomor antrian untuk menarik nomor urut.

Satu per satu para calon wakil ini maju. Setelah mendapat mengambil gulungan dari kotak kecil, secara serempak keempat calon wakil membuka kertas tersebut. Al hasil, Nurmansyah mengantongi nomor antrian 4, disusul lainya Irwan nomor 1, Suriadi nomor 4 dan Muhammadi nomor 3. Suara para pendukung bergemuruh, ada yang ketawa maupun meneriakkan yel-yel bagi para pasangan calon.

Mereka dipersilakan duduk mendamping calon walikota. Setelah itu pembawa acara kembali memanggil calon walikota. Suasana mendadak tegang, seolah apakah nomor urut itu sesuai dengan harapan. Diawali antrian nomor 1, Tjhai Chui Mie maju untuk pengambilan nomor urut paslon, disusul Tjhai Nyit Khim, H Abdul Muthalib lalu Andi Syarif. Setelah keempat calon walikota menarik gulungan dari kotak besar, keempat calon kepala daerah membuka secara bersama-sama sesuai aba-aba dari pembawa acara. Hasilnya ada yang sama dengan nomor urut dengan nomor antrian sebelumnya yang dicabut para calon wakil walikota. Hanya dua paslon yang sama. Andy Syarif dan H Abdul Muthalib. Nomor antrian dan nomor urut sama 4 dan 3, sedangkan paslon lainya Tjhai Chui Mie dan Tjhai Nyit Khim beda.

Hasilnya Pasangan calon Walikota-Wakil walikota Singkawang Tjhai Nyit Khim dan Suriadi Nomor Urut 1, Tjhai Chui Mie-Irwan Nomor Urut 2, H Abdul Muthalib-Muhammadin nomor urut 3, Andi Syarif-Nurmansyah nomor urut 4. Lalu apa makna nomor urut itu bagi para calon walikota Singkawang.

Tjhai Nyit Khim atau akrab disama Malika ini bersyukur atas nomor urut yang diraih. Istri Walikota saat ini Awang Ishak ini berharap nomor urut ini merupakan pemberian Tuhan yang Maha Esa.

“Patut disyukuri dan nomor urut 1 ini merupakan nomor kemenangan,” katanya.

Sementara bagi Tjhai Chui Mie nomor urut 2 merupakan simbol keharmonisan dan keseimbangan sebagaimana slogan CHAIR Hebat, dimana makna “H” didepan merupakan Harmonis.

 “Syukur dapat nomor bagus, ini sesuai harapan kita Nomor 2 itu simbol dari keharmonisan, keseimbangan, dan sudah masuk dalam makna slogan CHAIR Hebat, yakni harmonis, sudah masuk ke visi dan misi kita,” kata dia yang menggunakan jas merah itu.

Dilihat dari keseharian kita, kata Tjhai Chui Mie, di dunia ini diciptakan seimbang, Tuhan menciptakan ada suami ada istri, tangan, mata dua, jadi kan saling melengkapi sehingga ini lah sebuah keseimbangan. “Jika dihubungkan lagi sesuai dulu dengan salam dua jari Pak Jokowi. Nomor 2 ini yang terpenting simbol harmonisasi dan keseimbangan,” katanya.

Sementara itu, bagi Paslon Nomor 3, H Abdul Muthalib-Muhammadin, nomor 3 ini nomor yang sangat diharapkan. “Nomor bagus, nomor yang sangat diharapkan, sewaktu pak Muhammadin mengambil antrian nomor 3 lalu saya mengambil nomor 3, sangat serasikan,” katanya.

Semoga ini nomor harapan dan juga tanda sebuah upaya menuju kemenangan. Jika mau dihubungkan, kata dia, nomor ini sebuah identitas sesuai juga dengan jumlah dukungan 33,33 persen jumlah dukungan.

Yang menarik juga, pasangan Andi Syarif-Nurmansyah. Sewaktu pencabutan nomor antrian dan nomor urut sama yakni 4. “Jadi nomor 4 ini sebuah tanda-tanda kemenangan, saya baru sadar diingat istri, bahwa saya lahir 4 Juni 1974, dan saat ini kita memilih Walikota dan wakil walikota yang ke 4, dengan dukungan 104 persen, semoga ini tanda-tanda kebesaran dari Allah SWT, berkah bagi kami An-Nur dan pendukung kami,” katanya. (har)

Berita Terkait