4 Man City vs Hull City 1 , Buka Peluang Tiga Gelar

4 Man City vs Hull City 1 , Buka Peluang Tiga Gelar

  Kamis, 3 December 2015 10:54

Berita Terkait

MANCHESTER - Manchester City mengakhiri musim ini dengan treble winners? Bukan sekadar janji kampanye Sheikh Mansour di awal musim. Melenggangnya The Citizens ke semifinal di Piala Liga tahun ini bisa menjadi penggenap asa memenangi tiga trofi dalam semusim untuk kali pertama.

            Semifinal Piala Liga menggenapi dua sukses yang dibangun City sepanjang November hingga awal Desember ini. Di Liga Champions, satu tempat di babak 16 Besar sudah jadi milik City. Sementara, di Premier League mereka masih mengamankan posisi tertinggi hingga pekan ke-14 akhir pekan kemarin.            Itu artinya City hanya tinggal menjaga konsistensinya untuk mendapatkan prestasi seperti yang pernah didapatkan rival sekotanya -Manchester United- musim 1998-1999 silam. Ketika itu, Setan Merah meraih gelar juara Premier League, Piala FA dan Liga Champions.

            City merajut mimpinya menyamai United tersebut dengan mengalahkan Hull City dalam putaran kelima Piala Liga di Etihad Stadium, Rabu dini hari kemarin (2/12). Hull dihantam City dengan skor telak 4-1 (1-0). Kevin de Bruyne menjadi bintang dalam kemenangan ini.            De Bruyne mencetak brace atau dua gol yang masing-masing terjadi pada menit ke-82 dan 87. Sedangkan, dua gol victory lainnya dibukukan oleh dua bomber Afrikanya, Wilfried Bony dan Kelechi Iheanacho. Gol Bony terjadi pada menit ke-12, yang mampu diakumulasikan Iheanacho 10 menit sebelum laga normal usai.

            Pencapaian City musim ini lebih baik dibandingkan empat musim lalu. Ketika itu City lolos ke semifinal Piala Liga sebagai pemuncak klasemen. Bedanya, musim itu City gagal lolos fase grup Liga Champions. “Ini musim terbaik,” koar pelatih City, Manuel Pellegrini sebagaimana dikutip di The Sun.            City kini tinggal menunggu siapa batu sandungan yang sudah menghadangnya di fase semifinal nanti. Everton atau Stoke City, atau mungkin menunggu pemenang antara Southampton menghadapi Liverpool dini hari tadi. Drawing babak semifinal dilakukan setelah laga di St Mary tuntas.

            Pellegrini mengacungi jempol konsistensi permainan anak asuhnya. Terlepas dari lawannya klub Championship Division atau kasta kedua Liga Inggris, performa pemain City yang konsisten disebutnya harus tetap dipertahankan. City bangkit dari keterpurukan dalam dua laga beruntun sekaligus.            Di Premier League akhir pekan lalu, City mengalahkan Southampton dengan skor 3-1 (28/11). “Sekadar catatan, kami hanya mempunyai waktu 72 jam recovery setelah laga melawan Southampton. Sungguh ini respon bagus dari seluruh skuad kami,” pujinya dalam artikel Reuters.

            Meski sama-sama menang dengan marjin lebih dari dua gol, konfidensi City yang tidak memainkan Yaya Toure dan Aleksandar Kolarov makin membaik. Melawan Soton, City kalah penguasaan bola 52 persen. Lalu, melawan Hull kemarin dominan sampai 61 persen. “Yang paling penting, kami bisa sama kuatnya di semua kompetisi. Kami pun makin solid sehingga tidak membiarkan Hull mencetak sebiji gol pun,” klaimnya.            Terpisah, Steve Bruce yang berada di belakang kemudi Hull menyebut pemainnya hanya bisa mampu bermain bagus sampai menit ke-80 saja. Selebihnya? Curties Davies dkk malah terbawa ritme permainan City. “Kami lebih bertahan,” tegas Bruce kepada BBC. (ren/ko)

Berita Terkait