31 SMA Songsong UNBK, 9 – 12 April

31 SMA Songsong UNBK, 9 – 12 April

  Sabtu, 7 April 2018 11:00
ZIKIR BERSAMA: Siswi-siswi SMA Negeri 3 Ketapang yang akan menghadapi UNBK, 9 – 12 April mendatang, melaksanakan kegiatan zikir bersama dan doa bersama menyongsong kegiatan tersebut, kemarin. PAGE FACEBOOK AGUS YUSTANDAR

Berita Terkait

KETAPANG – Pelaksanaan Ujian Nasional Bebasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) akan digelar 9 – 12 April mendatang. Sementara di Ketapang sendiri, sebanyak 31 SMA akan melaksanakannya. Para siswa pun diminta untuk mempersiapkan diri, termasuk menjaga kesehatan agar tidak sakit saat pelaksanaan ujian.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Ketapang, Jahilin, mengatakan, ujian nasional adalah proses terakhir dalam jenjang pendidikan. Ujian nasional, diingatkan dia, juga akan mempengaruhi terhadap nilai siswa, terlebih bagi yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi. Oleh karena itu, dia mengimbau kepada seluruh siswa untuk serius belajar. "Selain serius belajar dan tidak melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat, kita juga imbau agar menjaga kesehatan, agar bisa mengikuti ujian serta saat pelaksanaan ujian nanti tidak ada kendala karena sakit," imbau Jahilin saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (6/4).

Selain itu, dia juga meminta agar siswa mengurangi keluar malam dan bermain di warnet dan kafe. Untuk mengantisipasi hal itu, dia meminta kepada Satuan Polisis Pamong Praja (Satpol PP) untuk menertibkan para pelajar yang masih nongkrong di warung atau kafe hingga larut malam. "Belajar sungguh-sungguh dan isilah semua jawaban dengan jujur. Prestasi penting, namun kejujuran harus diutamakan," pesannya.

Meskipun saat ini kewenangan mengenai sekolah tingkat SMA dan SMK berada di provinsi, namun pihaknya tetap melakukan koordinasi dan pemantauan demi suksesnya pelaksanaan UNBK di Kabupaten Ketapang. "Kita tetap berkoordinasi dengan pihak SMK, SMA termasuk mengirim surat ke PLN melalui K3S dan MKKS, agar selama ujian listrik tidak padam," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan Polres dan Satpol PP Ketapang, untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan UNBK agar suasana berjalan dengan tenang. "Selain kita minta aparat memberikan imbauan atau melakukan razia di kafe agar pelajar tak nongkrong hingga larut malam dan dapat memanfaatkan waktu untuk belajar," ujarnya.

Sekretaris Disdikbud Kabupaten Ketapang, Ucup Supriatna, mengatakan, untuk tahun ini seluruh SMA yang ada di Ketapang melaksanakan UNBK. Namun diakuinya belum semua SMA mampu melaksanakan secara mandiri, lantaran ada yang bergabung dengan sekolah lain. "Untuk total pelajar tingkat SMA yang akan melaksanakan UNBK di Ketapang ada sebanyak 2.941 pelajar," katanya.

Jumlah tersebut, dipaparkan dia, berasal dari 31 sekolah SMA negeri dan swasta yang ada di Ketapang dan tersebar di 20 kecamatan. Menurutnya, dari 31 sekolah tersebut sebanyak 16 SMA melaksanakan UNBK secara mandiri. "Untuk 15 sekolah bergabung pada sekolah lain. Namun demikian semua sudah diatur sesuai jadwal," ujarnya. "Kita berharap pelaksanaan UNBK berjalan lancar. Para siswa dapat menjawab semua soal dengan kemampuan masing-masing dan mendapatkan hasil terbaik," pungkasnya. (afi)

Berita Terkait