25 Pengendara Terjaring

25 Pengendara Terjaring

  Selasa, 17 May 2016 10:57
OPERASI PATUH: Pelaksanaan operasi patuh di Bengkayang. Gambar samping, Kapolres Singkawang AKBP Sandi Alfadien Mustofa menyematkan dimulainya Operasi Patuh Kapuas 2016 di halaman Polres Singkawang, Senin (16/5) kemarin. AIRIN/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

BENGKAYANG--Sedikitnya 25 orang penggunaan kendaraan bermotor di hari pertama terjaring razia Operasi Patuh Kapuas Lalu-lintas, Senin (16/5) di Jalan Jerendeng, Pusat Pasar Tradisional, Kabupaten Bengkayang.

Operasi patuh dilaksanakan oleh satuan anggota kepolisian lalu-lintas yang dipimpin langsung Kasat Lantas IPTU Sunaryo dalam menggelar razia kendaraan sepedamotor dan razia parkir kendaraan di pusat kota Kabupaten Bengkayang. 

"Di hari pertama sudah ada beberapa orang pengguna kendaraan yang tidak memakai kelengkapan kendaraan. Ini langsung kami berikan sanksi tilang karena secara kasat mata melanggar tata tertib keamanan lalulintas," ucap dia, Senin (16/5) kepada media ini.

Dia mengatakan kesadaran masyarakat masih kurang dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalulintas di jalan raya. Hal tersebut tidak boleh dibiarkan oleh petugas kepolisian demi menjaga keselamatan bagi pengguna kendaraan.

Ia menuturkan dalam melakukan razia operasi patuh kapuas ini, perlu disampaikan kepada masyarakat agar melengkapi kelengkapan kendaraan sepedamotor di jalan raya. Dikarenakan kegiatan ini aktif sejak tanggal, 16 - 29 Mei mendatang operasi razia kendaraan akan terus digalakan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan hukum lalulintas.

"Kami sudah menghibau kepada masyarakat. Jika masih ada yang tidak mematuhi aturan lalulintas, dengan tegas penggunaan kendaraan akan diberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku," terangnya selesai menggelar Operasi Patuh Kapuas di hari pertama.

Sebelum razia kendaraan di mulai,satuan anggota kepolisian lalu-lintas menggelar upacara operasi patuh kapuas. Inspektur upacara tersebut dipimpin langsung Kapolres Bengkayang AKBP Bambang Irawan, SIK di Halaman Mapolres Bengkayang.

"Operasi patuh kapuas ini dilakukan sesuai perintah Kapolda Kalbar.Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat di bidang keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Kalimantan Barat," tukasnya.

Dia menyatakan dalam penanganan operasi patuh kapuas lalulintas di jalan raya. Pihaknya akan menindak tegas kepada pengguna kendaraan yang telah melanggar peraturan lalulintas. Diprioritaskan pelanggaran lalu-lintas yang kasat mata, seperti penggunaan kendaraan tindak memakai helm standarisasi nasional dan tidak memakai spion maupun kenalpot resing diwilayah keamanan dan ketertiban jalan raya di Kabupaten Bengkayang. 

Disiplin Berlalu Lintas

Hal yang sama juga dilakukan di Singkawang. Senin (16/5) kemarin, Kapolres Singkawang AKBP Sandi Alfadien Mustofa memimpin apel gelar pasukan di halaman Polres Singkawang.

Kapolres membacakan sambutan Kapolda Kalimantan Barat, Brigjen Pol Arief Sulistyanto, mengatakan bahwa operasi yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia ini bertujuan untuk menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban,kelancaran lalu lintas, meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian,.

Operasi ini digelar selama 14 hari dimulai tanggal 16-29 Mei 2016  ini lebih mengedepankan tindakan preemptif, preventif dan Humanis serta Penegakan hukum akan dilakukan terhadap jenis pelanggaran yang berakibat fatal dan secara kasatmata. 

“Seperti pengendara yang tidak menggunakan helm standar, berboncengan lebih dari satu orang, tanpa kaca spion dan sebagainya,” jelas Kapolres. 

Polres Singkawang melibatkan sebanyak 50 personil dalam operasi tersebut dengan mengedepankan fungsi dari Satlantas sebagai pembina fungsi keamanan kelancaran dan ketertiban berlalu lintas. (irn/har)

 

(irn)

Berita Terkait