24 Juli, Sepuluh Desa Gelar Pilkades

24 Juli, Sepuluh Desa Gelar Pilkades

  Rabu, 10 February 2016 10:23
SONGSONG PILKADES: Bupati Kayong Utara Hildi Hamid, saat menyerahkan berkas pemilihan kepala desa (Pilkades) kepada perwakilan Kecamatan dan Panitia Pilkades, Selasa (9/2), di Balai Nirmala. HUMASKAB FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Bupati Kayong Utara Hildi Hamid mengungkapkan jika pada 2016 ini, terdapat 10 desa dari lima kecamatan di kabupaten ini, yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) secara serentak bergelombang pada 24 Juli mendatang. Hal tersebut diungkapkan Bupati saat membuka kegiatan pembekalan Panitia Pilkades Serentak di Kabupaten Kayong Utara tahun 2016 di Balai Nirmala, Selasa (4/9) kemarin.

Pembekalan yang dilaksanakan tersebut, dijelaskan Bupati, sebagai bentuk upaya Pemkab Kayong Utara dalam rangka memberikan persamaan persepsi, tentang mekanisme penyelenggaraan Pilkades secara serentak. Mengingat pelaksanaan Pilkades secara serentak ini baru kali pertama dilaksanakan, maka menurut dia, dibutuhkan pembekalan sejak awal.

Lebih jauh Hildi menjelaskan jika agenda akbar ini digelar sebagaimana amanat Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Ditegaskan dia bahwa dalam UU tersebut diamanatkan mengenai Pilkades yang dilaksanakan secara serentak. “Maka langkah pertama yang dilakukan Pemkab Kayong Utara dengan menetapkan regulasi,” kata dia.

Pemkab sendiri, menurut Bupati, telah mempersiapkan dua buah Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kayong Utara, yang diterbitkan pada 2015, serta dua buah Peraturan Bupati (Perbup) pada 2015 dan 2016. Kesemua aturan tersebut, menurut dia, berkenaan dengan Pilkades serentak. “Pada tahun 2016 ditetapkan sebanyak 10 desa yang berada di lima kecamatan melaksanakan pemilihan kepala desa secara serentak, bergelombang, serta jadwal dan tahapan pelaksanaannya telah ditetapkan. Insyaallah akan dilaksanakan pemungutan suaranya pada tanggal 24 Juni 2016 yang akan datang,” tutur Hildi.

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di pemerintahan Kabupaten Kayong Utara tersebut berpesan kepada seluruh Panitia Pilkades agar memperhatikan dan memahami serta berpedoman pada peraturan dan tahapan-tahapan yang telah ditetapkan. Selain itu, mereka juga diingatkan Bupati agar dapat memegang teguh kejujuran dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokratis.

“Saya juga berharap kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa agar selalu berkoordinasi dan berkonsultasi kepada pihak kecamatan maupun pihak Panitia Pemilihan Kabupaten, sehingga kendala-kendala yang dihadapi di lapangan dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya,” ucap mantan anggota DPRD Provinsi Kalbar tersebut.Sementara itu, ketua panitia pelaksana kegiatan, Waliman, menjelaskan lahirnya UU tentang Desa dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaannya, mengamanahkan bahwa Pilkades dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah kabupaten atau kota.

“Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dalam hal ini melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (BPMPDPKB) yang khususnya di Bidang Pemerintahan Desa melakukan fasilitasi terhadap proses pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa secara serentak di Kabupaten Kayong Utara yang digelar 2016,” papar Kepala BPMPDPKB Kabupaten Kayong Utara tersebut. Diinformasikannya, desa-desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak di Kabupaten Kayong Utara pada 2016 ini terdiri dari 10 desa yang tersebar di lima Kecamatan.

Dijelaskan dia juga jika kegiatan pembekalan yang diselenggarakan mereka ini sebagai upaya Pemkab dalam menyukseskan pelaksanaan Pilkades secara serentak. Pembekalan yang diberikan, diharapkan Waliman, dapat memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada seluruh panitia pemilihan tingkat desa, agar dalam pelaksanaan pemilihan tersebut berjalan aman, tertib dan lancar.

 “Panitia Pemilihan Kepala Desa tingkat desa berjumlah 70 orang yang berasal dari 10 desa yang melaksanakan Pilkades serentak tersebut. Kemudian dari unsur Tim Fasilitasi Pemilihan Kepala Desa tingkat kecamatan sebanyak 25 orang. Unsur dari kepala desa berjumlah 10 orang dan unsur dari ketua badan permusyawaratan desa berjumlah 10 orang,” ujar Waliman. (Humas/dan)

Berita Terkait