24 Dokter Cilik Unjuk Kebolehan

24 Dokter Cilik Unjuk Kebolehan

  Selasa, 23 Agustus 2016 09:52
DOKTER KECIL: Para peserta Jambore Dokter Kecil tingkat Kabupaten dihadiri puluhan siswa-siswi pengurus unit kesehatan sekolah (UKS) tingkat sekolah dasar diabadikan bersama Ketua TP-PKK Ny Diah Permata Hildi.

Berita Terkait

SUKADANA – Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kayong Utara, menggelar Jambore Dokter Kecil tigkat Kabupaten. Kegiatan yang dihadiri puluhan siswa pengurus unit kesehatan sekolah (UKS) tingkat sekolah dasar (SD) dilaksanakan di Gedung Balai Nirmala, Senin (22/8). Kegiatan itu sendiri bertujuan untuk dapat membangun para generasi muda yang cerdas dan mandiri, serta dapat membentuk pola hidup sehat sejak dini,

Sebanyak 24 dokter kecil dan pengurus UKS yang ada Kayong Utara, beradu kebolehan dalam keterampilan dan pengetahuan tentang  kesehatan serta pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dan pertolongan pertama pada penyakit (P3P). Kegiatan tersebut hanya berlangsung selama satu hari.

Ketua TP-PKK Kabupaten Kayong Utara, Ny Diah Permata Hildi, memberikan apresiasinya terhadap UKS, yang selalu berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan dan membentuk pola hidup sehat kepada siswa. “Pembinaan dan pengembangan UKS yang dilaksanakan secara terpadu, terarah, dan bertanggung jawab dapat menumbuhkan prinsip hidup sehat dalam kehidupan sehari hari,” katanya.

Sementara itu kepada tim pembina UKS, Diah berpesan perlu adanya pemberdayaan dan pembinaan kembali. Karena dia merasakan bagaimana selama ini pelaksanaan program UKS belum sesuai dengan yang diharapkan. Dia menilai jika kegiatan pendidikan kesehatan sejauh ini lebih bersifat pengajaran, penambahan pengetahuan, dan kurang menekankan pada segi praktis yang dapat diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari.

“Pelayanan kesehatan pada peserta didik meliputi promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Sedangkan pembinaan lingkungan sekolah sehat lebih ditekankan pada lingkungan fisik, mental, dan sosial. Di samping itu, koordinasi dalam pelaksanaan program belum terjalin dengan baik pada setiap jenjang tim pembina UKS,” sambung Diah.

Sementara itu, pelaksanatugas Kepala Dinas (Plt Kadis) Kesehatan Kabupaten Kayong Utara, Agus Rudi Suandi, mengatakan bahwa pembinaan dan pengembangan UKS adalah upaya dari Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan, yang dilaksanakan secara terpadu, sadar, berencana, terarah, dan betanggung jawab, dalam menanamkan, menumbuhkan, menyenangi prinsip hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Tujuan UKS untuk meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, derajat kesehatan peserta didik maupun warga sekolah, serta menciptakan lingkungan sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya,” lanjutnya.

Kepada kader dokter kecil, Agus menilai bahwa mereka merupakan calon generasi muda yang andal, sehat, dan berkualitas. Dia berharap mereka ini mampu mentransfer keterampilannya kepada masyarakat di sekolah, serta mampu memberikan P3k dan P3P di lingkungannya sehari-hari.

“Tujuan diadakan Jambore Dokter Kecil ini yaitu agar siswa-siswi mempunyai pengetahuan, sikap, dan perilaku yang proaktif terhadap kesehatan, di samping itu juga untuk merangsang minat dan daya saing setiap dokter kecil untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan potensi dirinya melalui kopetisi dan persaingan sehat, dengan begitu akan dapat membangun karakter anak Indonesia yang berkualitas dan berakhlak mulia, mendorong tumbuh kembang anak yang sehat dan berprestasi, menciptakan lingkungan yang melindungi hak anak,” tutupnya. (dan)

 

Berita Terkait