200 Karung Gula Disita

200 Karung Gula Disita

  Kamis, 12 November 2015 10:19
Foto Sugeng

SANGGAU – Tim Khusus Polres Sanggau yang dipimpin Ipda Rahmad Kartono, Rabu (11/11) siang kemarin memberhentikan satu unit truk bok KB 9665 DA yang dikemudikan oleh Yayan Supianto. Mobil tersebut diberhentikan saat berada di Simpang Tanjung dan hendak menuju ke Sosok, Kecamatan Tayan Hulu.
Setelah diberhentikan, polisi menemukan ratusan karung gula ilegal dari luar negeri. Gula tersebut rencananya akan dibawa ke Sosok dan Batang Tarang untuk dijual eceran. Gula tersebut dibawa dari Balai Karangan, Kecamatan Sekayam yang diketahui milik Fanny, warga di Balai Karangan.

 “Atas perintah Bapak Kapolres, kami melakukan operasi khusus di Simpang Tanjung, Kecamatan Tayan Hulu. Operasi ini untuk melakukan pemeriksaan terhadap masuknya barang dari luar negeri,” kata Ipda Rahmat saat dihubungi Pontianak Post, Rabu sore kemarin. Jumlah muatan gula, kata Rahmad, menurut pengakuan sopir gula-gula tersebut masing-masing beratnya 50 kilogram sebanyak 200 karung. Saat dihentikan, mobil truk tersebut dari arah Entikong dan hendak menuju Sosok.

 “Selain gula yang tidak dilengkapi dokumen, tidak ditemukan barang lain. Sudah kami cek lebih teliti, muatannya hanya gula saja,” ungkap dia.Masih dari keterangan sopir, kata dia, ternyata si sopir ini mengakui sudah sering membawa gula-gula ilegal tersebut. “Kata sopir, dia sudah sering bawa,” tambahnya.
Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, truk bersama muatan serta sopir truk dibawa ke Mapolres Sanggau. “Mobil dan muatan serta sopirnya dibawa ke Mapolres Sanggau untuk ditindaklanjuti,” ujarnya. Terkait dengan penangkapan ini, Kapolres Sanggau AKBP Donny Charles Go Sik membenarkan adanya penangkapan tersebut. Tim khusus yang dibentuk untuk pengawasan masuknya barang ilegal memang sedang melakukan operasi khusus dibeberapa tempat.
 “Iya benar, timsus ada menangkap truk yang membawa gula ilegal. Sudah dibawa ke Polres Sanggau dan sedang ditindaklanjuti,” kata dia. (sgg)