15 Ton Ikan Ilegal Dimusnahkan

15 Ton Ikan Ilegal Dimusnahkan

  Rabu, 17 February 2016 09:45
ILEGAL: Petugas kepolisian, kejaksaan, dan karantina melakukan pemusnahan barang ilegal jenis ikan asal Malaysia. FOTO AIRIN /PONTIANAK POST

Berita Terkait

BENGKAYANG--Sedikitnya 15 ton ikan ilegal dari perbatasan negara telah dimusnahkan oleh petugas kepolisian daerah Kabupaten Bengkayang.Pemusnahan barang ilegal dengan cara dibakar tersebut disaksikan pihak Kejaksaan Negeri, Dinas Perdagangan dan Stasiun Karantina Ikan Kelas I Entikong Wilayah Kerja di Jagoi Babang.Barang ilegal jenis daging ikan IQF Pangsiusfillet dimusnahkan berjumlah 1254 kotak. Setiap kotak beratnya 10 kilogram. Setelah itu barang ilegal jenis ikan sotong 17 kotak dan beratnya perkotak 35 kilogram.

"Barang ilegal hasil tangkapan Polres Bengkayang dimusnahkan. Pemusnahannya juga disaksikan pihak terkait lainnya. Serta tersangka pemasok barang ilegal juga ikut memusnahkannya,"ucap Kasat Reskrim Polres Bengkayang IPTU Hery Purnomo, Selasa (16/2) ditemui media ini. Dia mengatakan barang ilegal jenis ikan yang diamankan, Kamis (28/1) oleh petugas kepolisian daerah sudah menetapkan pelaku sebagai tersangka. Yakni LM, asal Bengkayang akan dijerat dengan ancaman diatas lima tahun penjara.

Iptu Hery Purnomo mengungkapkan acaman terhadap tersangka LM, karena telah melanggara peraturan yang berlaku. Diantaranya tersangka dijerat dengan undang-undang karantina dan undang-undang perlindungan konsumen."Tersangka akan kita proses lebih lanjut secara hukum. Karena telah menyeludupkan barang-barang ilegal dari Malaysia tanpa dilengkapi dokumen," tukas Mantan Kapolsek Pelabuhan Dwikora Pontianak sesuai dengan arahan Kapolres Bengkayang.

PJ Wilayah Kerja Jagoi Babang Stasiun Karantina Ikan Kelas I Entikong Dedi Mulyana menambahkan barang ilegal asal Malaysia lolos dari pantauan petugas keamanan di perbatasan negara."Pelaku lolos dengan cara mengelabui petugas di perbatasan. Kendaraan truk melintas membawa barang ilegal dengan cara menutupnya dengan buah kelapa sawit," paparnya.Dia menyatakan berkat kejelian petugas kepolisian barang ilegal yang melintasi jalan utama di kabupaten Bengkayang diamankan. Pihaknya berterima-kasih atas kinerja kepolisian daerah di wilayah perbatasan negara.

Ia mengharapkan barang ilegal asal Malaysia yang tidak melengkapi dokomen resmi, jangan pernah mengulangi pelanggaran hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dikarenakan pihak kepolisian, petugas karantina dan intansi terkait lainnya akan menindak tegas pelaku penyeludupan barang ilegal di perbatasan negara. "Kami sangat mendukung kinerja kepolisian daerah di wilayah perbatasan negara. Pihak kepolisian di lapangan tidak akan segan-segan menindak tegas pelaku penyeludupan barang ilegal," tukasnya saat berada di Polres Bengkayang. (irn)

Berita Terkait