15 Oktober Sail Selat Karimata

15 Oktober Sail Selat Karimata

  Rabu, 30 March 2016 09:16
PEMAPARAN: Bupati Kayong Utara Hildi Hamid saat memberikan pemaparan mengenai kesiapan Kayong Utara menjadi tuan rumah Sail Selat Karimata, dalam rapat lintas kementerian dan lembaga di Jakarta, kemarin. HUMASKAB FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menetapkan acara puncak Sail Selat Selat Karimata akan dilaksanakan pada 15 Oktober mendatang. Hal ini disampaikan Deputi Bidang Koordinasi SDM, IPTEK, dan Budaya Maritim, Dr Safri Burhanudian, ketika memimpin rapat Lintas Kementerian Lembaga dalam mendukung Sail Selat Karimata.

“Kita sudah menetapkan tanggal 15 Oktober 2016 menjadi acara puncak Sail Selat Karimata, kemudian dilanjutkan dengan Festival Bahari Kepri tanggal 22 Oktober 2016,” paparnya.

Pemaparan pertama dalam pertemuan tersebut disampaikan Bupati  Kayong Utara Hildi Hamid. “Kita sudah membebaskan lahan untuk lokasi acara puncak, pembersihan lokasi, alokasi anggaran dari APBD kita senilai 127 miliar (rupiah),” urai Bupati.

Persiapan lain yang dilakukan Pemkab, diungkapkan dia, seperti dengan melakukan promosi melalui iklan yang sudah ditampilkan di surat kabar yang terbit di Kalimantan Barat. “Kita juga melakukan promosi melalui TV lokal yang bersatelit, video tron di jalan Ahmad Yani Pontianak, tetapnya di halaman Masjid Mujahidin,” jelasnya lagi.

Promisi yang dilakukan Pemkab, disebutkan dia, juga melaui spanduk dan billboard yang telah terpasang di Badara Rahadi Oesman Ketapang dan Bandara Supadio Pontianak.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU Pera) menjelaskan, untuk mendukung kegiatan Sail Selat Karimata, mereka telah menganggarkan untuk lokasi acara puncak, Rumah Pintar di lokasi acara. “Kita juga telah melelang 50 unit rumah nelayan dan 300 unit bantuan rumah warga miskin dan bantuan usaha untuk keluarga kurang mampu,” jelas Maman S, perwakilan dari Kemen PU Pera.

Ada beberapa bantuan lagi yang menurutnya masih dalam tahap lelang, untuk mendukung Sail Selat Karimata. Disebutkan dia seperti jalan akses ke acara puncak. “Untuk jalan Ketapang – Sukadana, masih kita proses,” timpalnya.

Aksebilitas dan tranportasi untuk menunjang kelancaran Sail Selat Karimata, juga menjadi fokus pembahasan dalam rapat tersebut. Melalui perwakilannya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), yang diwakili F Taufik M, dari  Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat, menjelaskan bahwa mereka sudah menyiapkan armada 35 bus untuk Kayong Utara. “Untuk bus dalam proses lelang, sedangkan angkutan sungai masih dalam proses juga,” urai F Taufik yang hadir dengan mengenakan seragam lengkap Kemenhub.

Kementerian lain yang juga sudah menyiapkan dukungan untuk acara puncak yakni Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Selain akan membangun Pos Kesehatan, mereka juga menyiapkan enam kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan dengan total anggaran Rp1,7 miliar. 

Pengamanan laut di saat acara puncak menjadi perhatian serius Markas Besar Angkatan Laut (Mabes TNI AL). Selain menjadi salah satu pendukung untuk menyukseskankan kegiatan Sail, mereka juga menyiapkan berbagai kegiatan selama Sail.

“Mabes TNI AL siap menyukseskan kegiatan ini. kita telah menyiapkan Satgas Plantara, Satgas Kemaritiman, Exspedisi Nusantara, Satgas Surya Bhaskara Jaya, Satgas Pemuda Nusantara,” jelas Kolonel Marinir Ketut dari Mabes TNI AL.

Pengamanan darat juga dilakukan dengan menyiapkan heli dan peasawat di Bandara Ketapang.

Di dalam acara Sail juga akan ada diplomatic tour, yang akan akan dihadiri para duta besar negara sahabat. Untuk menyukseskan kegiatan ini, Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) juga menyiapkan dengan menyebarkan informasi ke luar negeri mengenai kegiatan Sail Selat Karimata. “Diplomatic tour akan dilaksankaan dua hari sebelum acara puncak,” pungkas sumber dari Kemenlu. 

Rapat yang berlansung dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalbar, perwakilan Provinsi Jambi, serta Kepulauan Riau dan Bangka Belitung, peserta dari lintas kementerian lembaga yang terkait Sail, kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kayong Utara, Santun Simorangkir; Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kayong Utara, Tomi Junaidi; Kabag Humas Amir Hamzah, dan Kasubag Protokol Jumadi Gading. Rapat ditutup dengan pemaparan Sekretariat Presiden yang meminta kesiapan Kayong Utara terkait kunjungan Presiden Joko Widodo nantinya.

“Kunjungan lintas kementrian dan lembaga akan dilaksanakan tanggal 15 April di Kabupaten Kayong Utara,” tukas Deputi Bidang Koordinasi SDM, IPTEK, dan Budaya Maritim Dr Safri Burhanudian, sembari menutup pertemuan. (dan/Humas)

Berita Terkait