104 Jiwa Tiba di Pontianak, Eks Gafatar Kapuas Hulu

104 Jiwa Tiba di Pontianak, Eks Gafatar Kapuas Hulu

  Sabtu, 23 January 2016 12:09
EVAKUASI: Eks Gafatar di Kapuas Hulu saat di evakuasi. MUSTA’AN/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

PUTUSSIBAU—Mantan anggota Gafatar di Kapuas Hulu yang diberangkatkan dari Putussibau, Kamis (21/1) siang menggunakan bus, yang berjumlah 104 jiwa sudah tiba di Pontianak, Jumat (22/1) pukul 05.00 Wib. Untuk menunggu pemulangan ke kampung halamannya di pulau Jawa, para eks gafatar ini untuk sementara waktu ditampung di Barak Pengungsian Bekangdam XII Tanjung Pura Pontianak.

Kedatangan 104 anggota eks gafatar itu di Pontianak disampaikan oleh Kasat Pol PP Kapuas Hulu Hadi Pranata S.STP. Dikatakannya, pada saat dalam perjalanan evakuasi dari Putussibau menuju Pontianak, secara keseluruhan tidak ada kendala. Semua berjalan sebagaimana yang diharapkan. Hanya saja ada permasalahan sedikit karena ada kemacetan dijalanan, namun hal itu dapat diatasi.

"Masalahnya cuma mereka mabuk saja karena tidak tahan lewat jalan darat. Kalau masalah lain tidak ada," katanya Jumat (20/1). Jumlah seluruh eks Gafatar yang dievakuasi ke Pontianak sebanyak 22 kepala keluarga (KK) dengan jumlah 104 jiwa. Rencananya mereka akan diangkut dari Pontianak ke Pulau jawa menggunakan kapal perang milik TNI Angkatan Laut (AL) dan diharapkan sesuai harapan.

Saat ini, terang pria yang akrab disapa Aan ini, mereka masih menunggu kapal yang digunakan untuk mengangkut mereka nyandar di pelabuhan. Pol PP hanya membantu pengamanan dan evakuasi eks Gafatar. “Ada delapan personil dikerahkan untuk mengawal evakuasi eks Gafatar menuju Pontianak."Anggota kami pakai mobil mengawal mereka. Semua eks Gafatar dalam keadaan sehat," terangnya.

Ditambahkannya, untuk aset milik eks Gafatar semuanya aman dan telah dijual oleh mereka kepada masyarakat sekitar."Kami telah amankan aset mereka dan aset mereka telah mereka jual," katanya.Untuk memastikan masih atau tidak keberadaan  eks Gafatar di Kapuas Hulu Sat Pol PP bekerjasama dengan TNI dan Polri dan telah membentuk Tim untuk melakukan monitoring di 23 kecamatan.(aan)

Berita Terkait