10 Muda Mudi Ngelem Diringkus

10 Muda Mudi Ngelem Diringkus

  Selasa, 24 November 2015 09:29

Berita Terkait

SINGKAWANG- Sepuluh muda mudi, yang diantaranya masih duduk di bangku SMP. Diamankan jajaran Polsek Singkawang Barat lantaran menikmati aroma lem atau ngelem di sebuah tempat di Jalan Hermansyah, Senin (23/11).Selain mengamankan kesepuluh remaja tersebut, polisi juga mendapati sembilan kaleng lem merek fox, tiga buah tas, dan beberapa helai pakaian. Para orang tua serta guru pun kemudian dipanggil ke mapolsek agar ke depannya lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak serta peserta didiknya.

Kapolsek Singkawang Barat, Kompol Sunarno menyebutkan sepuluh muda mudi terpaksa diamankan sembilan laki-laki dan satu orang perempuan. Mereka adalah Fit (15) warga Gang Cempaka, Mur (14) warga Condong, Nur (13) warga Jalan Bambang Ismoyo, Ris (20) warga Condong, BG (15) warga Jalan Firdaus, Rin (16) warga Sagatani, Au (13) warga Jalan Jendral Sudirman, Tin (16) warga Jalan Murni, dan Rul (14) warga Kampung Tengah serta satu orang lagi.

 “Mereka kita amankan di sebuah tempat di Jalan Hermansyah, sekitar pukul 09.00 WIB,” kata Sunarno, Senin (23/11). Menurutnya, satu orang diamankan diantaranya ada yang masih duduk dibangku SMP. Kemudian anak putus sekolah. Dan mereka mengaku menghirup aroma lem karena kemauan sendiri. 

“Saat petugas kepolisian datang ke lokasi, muda-mudi ini dalam keadaan tidur,” katanya.Setelah diinterogasi, satu perempuan yang diamankan jajaran Polsek Singkawang Barat. Sebelumnya juga pernah ditangkap dalam kasus yang sama. “Satu orang perempuan yang diamankan, sudah dua kali terjaring. Kalau tidak salah, waktu saya masih menjabat sebagai Kasat Sabhara Polres Singkawang,” katanya.

Atas kejadian ini, Kompol Sunarno mengharapkan peran orang tua terutama, kemudian dari para guru untuk terus mengingatkan anak serta peserta didiknya. Hal ini sebagai upaya memerangi kebiasaan ngelem. “Kepada orang tua, jangan sampai terkesan anak tidak pulang ke rumah tidak dicari,” katanya. Ketua LBH PEKA Kalbar, Rosita Nengsih mengaku prihatin atas terungkapnya anak-anak yang masih berusia belia ngelem. “Miris sekali, mereka masih ada dibawah umur, dan ada juga yang perempuan,” kata Rosita. Dirinya pun berharap, para orang tua mereka harus segera diberitahu. Dan setelah membuat pernyataan, dikembalikan kepada orang tua.

“Kita lihat, karena mereka sudah berjanji tidak mengulangi. Meski demikian, kita berharap orang tua, untuk selalu mengawasi pergaulan anak-anaknya,” katanya.Saat orang tua dari anak  perempuan yang ditangkap datang ke Mapolsek Singkawang Barat. Marah besar terhadap anaknya. Bahkan polisi diminta menahannya karena sebagai orang tua telah beberapa kali memperingatkan.(fah)

Berita Terkait