10 Juta Dolar AS untuk Dongkrak Industri MICE

10 Juta Dolar AS untuk Dongkrak Industri MICE

  Selasa, 17 May 2016 13:49

Berita Terkait

KEMENTERIAN Pariwisata (Kemenpar) menyiapkan anggaran 10 juta dolar AS, atau Rp 133 miliar, untuk memenangkan bidding berbagai penyelengaraan konvensi dan eksebisi internasional agar industri meeting, incentives, conferences, exhibition (MICE) tumbuh.

Pernyataan ini disampaikan Menpar Arief Yahya di depan direksi Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) di Nusa Dua, Bali. Bidding adalah pengajuan menjadi tuan rumah event internasional. Pelaku industri MICE mengajukan proposal, dan pernyataan siap menjadi penyelenggara event.

"Saya juga berharap BUMN rajin mengikuti bidding di level internasional," kata Arief Yahya. "Pemerintah mendukung dalam bentuk welcome dinner dan tourism package."

Arief Yahya juga berharap Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) -- kawasan wisata seluas 350 hektar di Nusa Dua, Bali -- mempercepat pencapaian target kunjungan 20 juta wisman pada tahun 2019.

ITDC, dengan 18 hotel berbintang lima di dalamnya dan fasilitas pariwisata serba lengkap, akan meramaikan industri MICE di Bali. Ia yakin akan banyak event besar hadir di sini, kendati volume industri MICE di Bali belum optimal. "Ada banyak hotel chain bertaraf internasional di Nusa Dua, Bali, tapi volumenya tidak sebanding dengan kelengkapan fasilitas yang dimiliki," demikian Arief Yahya.

MICE adalah bagian dari manmade tourism, yang komposisinya masih lima persen. Namun, MICE akan sedara sistematis menghadirkan orang ke Indonesia.**

Berita Terkait