1, 4 Ton Barang Ilegal Diamankan

1, 4 Ton Barang Ilegal Diamankan

  Senin, 20 June 2016 10:19
ILEGAL : Kapolsek Ledo Ipda Tarminto dan gula serta barang ilegal lain yang diamankan di wilayah hukum Mapolsek Ledo, Kabupaten Bengkayang. Polsek Ledo For Pontianak Post

Berita Terkait

BENGKAYANG - Kepolisian daerah kabupaten Bengkayang kembali mengamankan sedikitnya 1, 4 ton gula ilegal beserta barang lainnya yang masuk melalui perbatasan negara di wilayah hukum kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

 
Gula asal Malaysia di tangkap petugas Polri pada saat melakukan pengamanan barang ilegal di wilayah hukum Mapolsek Ledo. Hasil pemeriksaan mobil Inova KB 1257 PZ warna kuning metalik,  petugas juga mengamankan 100 Kg beras dan 12 krat minuman kaleng beserta 5 kaleng mentega.

"Saat ini sopir beserta barang bukti kita amankan oleh kepolisian guna pemeriksaan lebih lanjut. Karena pelaku tidak mengantongi izin maupun dokumen perjalalan," ucap Kapolres Bengkayang AKBP Bambang Irawan,melalui Kabag Ops Polres Bengkayang Painol, Minggu (19/6) kepada media ini.

Dia mengatakan pelaku saat ini harus ditahan dan mempertanggungjawbakan perbuatannya tersebut. Meskipun pengakuan sopir Herdi (25) warga Kabupaten Sambas barang ini bukan miliknya. Tetapi barang ilegal pesanan milik Jumadi warga Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas.

Ia menuturkan laporan berdasarkan LP No 49/A/VI/Sek Ledo Res Bky pelaku telah melanggar tentang pasal 62 Undang-undang no 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan pasal 142 undang-undang no 18 tahun 2012 tentang pangan. Apabila terbukti bersalah pelaku akan mendapat ancaman hukuman penjara 5 tahun dan denda 2 miliar rupiah.

"hasil keterangan sopir sementara ini ia di suruh mengambil barang pesanan gula, beras, minuman kaleng dan mentega. Ongkos mengambil barang pesanan senilai dua ratus ribu di pasar seluas," ungkap Mantan Kasatreskrim Narkoba Polres Mempawah.

Kabag Ops Polres Bengkayang menamabahkan dengan adanya kejadian ini tindak kejahatan penyeludupan barang ilegal semakin bertambah di wilayah hukum Mapolres Bengkayang. Pihaknya meminta kepada pelaku kejahatan barang ilegal untuk segera menghentikan usaha tanpa izin di wilayah perbatasan negara.

Menurutnya bisnis yang lebih aman dan menjanjikan masih banyak dan tidak perlu lagi pedagang membuka usaha barang ilegal. Dikarenakan usaha barang ilegal sangat merugikan dan meresahkan masyarakat maupun mengganggu keamanan di perbatasan negara.

Ia mengharapkan kepada pihak terkait untuk lebih memperhatikan dan melakukan penindakan kepada barang ilegal yang mencoba masuk di wilayah perbatasan negara. Hal ini tidak hanya menjadi perhatian petugas Polri, tetapi sudah menjaga perhatian semua pihak di kawasan perbatasan negara.

"Kepada pelaku kejahatan penyeludupan barang ilegal tidak ada kompromi. Apabila terbukti bersalah akan ditindak secara hukum. Ini dilakukan guna mengantisipasi kejahatan lainnya seperti narkoba yang kini menjadi permasalahan darurat," terangnya Kompol Painol juga diketahui Kapolsek Ledo Ipda Tarminto. (irn)

Berita Terkait