1 – 31 Mei, Ingatkan Sensus Ekonomi

1 – 31 Mei, Ingatkan Sensus Ekonomi

  Selasa, 3 May 2016 10:39
SENSUS EKONOMI: Jalan sehat yang digelar BPS Kabupaten Kayong Utara, menjadi gaung kegiatan Sensus Ekonomi yang dilaksanakan di kabupaten ini. Mereka juga menyosialisaikan betapa pentingnya Sensus Ekonomi, 1 – 31 Mei. BPS FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Badan Pusat  Statistik (BPS) Kabupaten Kayong Utara menggelar kegiatan jalan sehat, Jumat (29/4) lalu. Kegiatan tersebut dimaksudkan mereka guna menyukseskan Sensus Ekonomi 2016 di kabupaten ini. 

Adapun tujuan dari kegiatan jalan sehat tersebut, diharapkan mereka agar dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat, mengenai pentingnya kegiatan Sensus Ekonomi tersebut. Pesan tersebut disampaikan kepala BPS Kabupaten Kayong Utara, Agus Hartanto, ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin(2/5). 

“Jadi, kegiatan jalan itu (Jalan Sehat, Red) secara tidak langsung menjadi gaung bagi kegiatan Sesus Ekonomi yang akan dilakukan pada 1 – 31 Mei 2016 ini. Dan harapannya, semoga saja yang ikut pada kegiatan jalan sehat, dapat menyampaikan langsung, baik kepada tetangga, bahkan keluarganya sendiri. Karena hal tersebut tentunya sangat penting bagi kami, yang nantinya petugas yang berkunjung  ke pelaku usaha milik masyarakat  sudah siap untuk mejawab pertanyaan yang disamapikan petugas,” terang Agus.

Dia memastikan petugas yang akan turun langsung, telah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari untuk melakukan pendataan. Para petugas tersebut, dikatakan dia, telah dilengkapi dengan atribut serta surat resmi dari BPS. Untuk itu, diharapkan dia agar masyarakat dapat secara terbuka menyampaikan informasi kepada petugas, saat melakukan wawancara.

Ia menambahkan, untuk saat ini tingkat kesulitan memperoleh informasi yang  valid masih belum ditemukan. Kerena, untuk petugas yang turun, dipastikan dia, tentunya berdasarkan SOP yang ada. Untuk itulah, dia meminta agar warga jangan takut untuk memberikan informasi kepada petugas di masing-masing tempat usaha yang ada di kabupaten ini, agar sensus tersebut dapat berjalan dengan sukses.

“Harapannya, karena kita ada SOP dengan dilengkapi atribut dan suart tugas. Dan yang ditanyakan itu juga tidak dikenakan biaya dan tidak dikenakan pajak. Karena untuk data yang diperoleh itu nantinya akan digunakan, dapat mengetahui tingkat ekonomi masyarakat Indonesia ini seberapa besar.  Yang nantinya dampak dari usaha masyarakat nantinya dapat kelihatan,” katanya.

Sementara itu, untuk Sensus Ekonomi ini, dipaparkan dia, nantinya akan tertera potret skala ekonomi besarnya di mana, sektor apa saja, peluang pasatnya di mana, dan untuk tenaga kerjanya juga bisa dilihat terakhir mengenyam pendidikan apa saja. “Harapnnya, pelaku usaha dapat menjawab apa adanya. Ditanya  oleh petugas, dimulai dari alamat usaha, sejak kapan usahanya berdiri, punya cabang  atau pusat di mana, untuk omzet bulanan dan omzet tahunanya berapa, termaksud pengeluarannya berapa? Dan kegiatan sensus ekonomi ini serempak diadakan di seluruah daerah di Indonesia,” bebernya.

Jika sudah mengetahui seluruh penghasilan,  pengeluaran, dan usahanya apa, dia menambahkan, dari sektor mana kelak jika ada bantuan dari pemerintah yang akan diserahkan kepada masyarakat. “Semoga saja masyarakat yang memang memiliki usaha, dapat berkerja sama dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2016 kali ini,” harapnya. (dan)

Berita Terkait